Exploration of Local Wisdom of Pejala Village: Potential Agrarian and Maritime Aspects
Eksplorasi Kearifan Lokal Kelurahan Pejala: Aspek Agraris dan Maritim Yang Potensial
DOI:
https://doi.org/10.30872/rpxgqc68Keywords:
Local Wisdom, Agrarian, Maritime, Pejala VillageAbstract
Tulisan ini membahas peluang serta hambatan dalam upaya pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Pejala, dengan penekanan pada sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak perubahan sosial dan ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat, serta menggali potensi dan kendala dalam penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan mencakup analisis data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak-pihak terkait, serta studi pustaka. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Pejala tengah mengalami perubahan besar dalam bidang ekonomi dan sosial, sektor perikanan dan pertanian menyimpan potensi yang dapat dioptimalkan melalui praktik yang berkelanjutan. Di sisi lain, permasalahan seperti kerusakan lingkungan akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit dan perlunya diversifikasi ekonomi menjadi tantangan penting yang harus dihadapi. Oleh karena itu, dengan perencanaan yang tepat dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, Pejala memiliki peluang untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya setempat.
References
Adimihardja, K. (2010). Kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di Indonesia. Bandung: Humaniora.
Afriansyah, A., & Sukmayadi, T. (2023). Nilai kearifan lokal tradisi Sedekah Laut dalam meningkatkan semangat gotong royong masyarakat pesisir Pantai Pelabuhan Ratu. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1). https://doi.org/10.23917/sosial.v3i1.549
Altieri, M. A. (1995). Agroecology: The Science of Sustainable Agriculture (2nd ed.). Boulder, CO: Westview Press.
Amu, H., Salam, A., & Hamzah, S. N. (2016). Kearifan lokal masyarakat nelayan Desa Olele / Local Wisdom in Fishing Community at Olele Village. NIKé Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(2). https://doi.org/10.37905/.v4i2.4648
Astiti, N.K. (218 ). Optimalisasi Pengelolaan Pelabuhan-Pelabuhan Kuno Di Buleleng Dalam Pengembangan Pariwisata. InForum Arkeologi., 31(1), 1-1).
Dinas Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara. (2023). Potensi Wisata dan Kebudayaan Daerah Pesisir Pejala. Penajam: Pemkab PPU.
Geertz, C. (1983). Local Knowledge: Further Essays in Interpretive Anthropology. New York: Basic Books.
Hidayat, R. (2017). Sistem tanam campuran tradisional sebagai bentuk pertanian berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2), 87–96. https://doi.org/10.14710/jil.15.2.87-96
Koentjaraningrat. (1985). Kebudayaan, mentalitet, dan pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kusuma, B. P. (2023). Mewujudkan Semangat Bela Negara Di Bidang Maritim Demi Menyongsong Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal), 11(2), 101-110.
Marliza, R., Gunawan, B. I., & Fitriyana. (2022). Local Wisdom of Small-Scale Fishing Community in Kuala Samboja Village, Samboja District, Kutai Kartanegara Regency. Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis. https://doi.org/10.30872/mx20ep43
Nawastuti, D. (2023). Kearifan lokal masyarakat pesisir dalam memahami teknologi hasil perikanan. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 8(1). https://doi.org/10.30588/jmp.v8i1.374
Nikawanti, G. (2021). Ecoliteracy: Membangun Ketahanan Pangan Dari Kekayaan Maritim Indonesia. Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime, 2(2), 149-166.
Nurhidayat, M., Rauf, A., & Rukminasari, N. (2022). Kajian Aspek Ekonomi Nelayan Rengge Gondrong (Trammel Net) di Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis, 2(1), 45–54.
Pardosi, A. S. (2016). Potensi dan Prospek Indonesia Menuju Poros Maritim. E-Journal Ilmu Hubungan Internasional, 4(1), 17- 26.
Poespowardojo, S. (1986). Filsafat Pancasila sebagai sistem filsafat. Jakarta: Gramedia.
Prayitno. G. & Subagiyo A. (2018). Membangun desa: Merencanakan desa dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Universitas Brawijaya Press.
Rahardjo, S. (2011). Dinamika pengetahuan lokal dalam menghadapi perubahan sosial dan iklim. Jurnal Sosial dan Budaya, 7(1), 45–58.
Rahmawati, D., & Sari, A. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Masyarakat Pesisir: Studi Kasus di Kalimantan Timur. Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(2), 112–120.
Sari, M. I., & Sari, K. I. (2022). Analisis Sosio-Ekonomi dan Perubahan Iklim Terhadap Tingkat Produksi Pertanian di Indonesia.
National Multidisciplinary Sciences, 1(2), 302-310.
Soemarwoto, O. (2012). Ekologi, lingkungan hidup, dan pembangunan. Jakarta: Djambatan.
Sukmawati, E., & Handayani, L. (2021). Kearifan Lokal dan Pengelolaan Lingkungan pada Komunitas Agraris Pesisir Indonesia. Jurnal Ekologi Sosial, 5(3), 87–95.
Sulistiyono, S. T. (2016). Paradigma maritim dalam membangun Indonesia: Belajar dari sejarah. Lembaran Sejarah, 12(2), 81- 108.
Sumarmi. (2015). Revitalisasi kearifan lokal untuk pembangunan wilayah berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat. Jurnal Pendidikan Geografi, 20(1), 55–67.
Suyono, R. P. (2015). Kearifan Lokal dan Budaya Bahari di Nusantara. Yogyakarta: Ombak.
UP2K Kelurahan Pejala. (2023). Laporan Kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam. Penajam: Pemerintah Kelurahan Pejala.
Waspodo, S., Larasati, C. E., Amir, S., Hilyana, S., & Astriana, B. H. (2024). Pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil melalui penguatan kearifan lokal dan pranata sosial masyarakat nelayan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara. Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia), 2(1). https://doi.org/10.29303/jppi.v2i1.499
Wulandari, S., & Septian, E. (2024). A model for fishing tourism village development based on local wisdom of the East Coast of Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3215-3221. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12870
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mursidah, Muhammad Yusril El-Hakim, Egiana Soraya, Nurisya Ghina Zhafira, Muhammad Rinaldy Setiawan, Muhammad Farras Akmal, Baily Diaz Nizaldi Bhakti, Galih Adi Wicaksono, Arfika Meidina Amalia, Khairul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







