Community Empowerment Through the Processing of Household Organic Waste into Fermented Animal Feed in Dusun Patra, Sangkima Village
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pakan Ternak Fermentasi di Dusun Patra, Desa Sangkima
DOI:
https://doi.org/10.30872/p8ma5c97Keywords:
organic waste, fermented feed, community empowermentAbstract
This community engagement program aimed to empower the residents of Patra Sub-Village, Sangkima Village, by converting household organic waste into fermented animal feed. The activity addressed the dual challenges of the high cost of commercial feed and the accumulation of unmanaged organic household waste. The program utilized a demonstrative method, including socialization sessions and practical training on the fermentation of organic waste using Effective Microorganism 4 (EM4) technology. Evaluation through pre-tests and questionnaires revealed a significant increase in participants’ knowledge and awareness, with most attendees considering the materials easy to understand and apply. The initiative successfully reduced participants' feed expenses by up to 30% and fostered a sustainable, environmentally friendly waste management culture. Ongoing assistance and advanced training in feed packaging are recommended to ensure the continuity and commercial potential of this innovation in the local community.
References
Ahmad, R., Kusuma, B. S., & Indriyati, L. (2023). Zero Waste Lifestyle: Strategi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Menuju Desa Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 45-56.
Febrianto, A., Herawati, N., & Sari, D. P. (2022). Kualitas Pakan Fermentasi Berbasis Limbah Pasar dengan Inokulum EM4 pada Waktu Fermentasi yang Berbeda. Jurnal Peternakan Integratif, 10(2), 112-123.
Kurniawan, H., & Pratiwi, D. (2023). Integrasi Fermentasi Awal dan Larva Black Soldier Fly (BSF) untuk Biokonversi Limbah Organik Rumah Tangga Menuju Pakan Unggas Berkelanjutan. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 20(4), 210-225.
Sari, I. P., & Purnaini, D. R. (2024). Pemanfaatan Ampas Tahu Terfermentasi sebagai Pakan Tambahan untuk Meningkatkan Bobot Badan Ternak Ayam Pedaging. Jurnal Peternakan Indonesia, 26(1), 12-24.
Setiawan, B. E., & Puspitasari, A. (2022). Peran Pelatihan Demonstratif dalam Peningkatan Adopsi Inovasi Pengolahan Sampah Organik di Desa Mandiri Pangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(4), 301-315.
Susanti, A., Hartono, M., & Wibowo, A. (2024). Peningkatan Kandungan Protein Pakan Ternak dari Limbah Sayuran Pasar melalui Fermentasi Rhizopus oligosporus. Jurnal Ilmu Pangan dan Gizi, 18(1), 55-68.
Suryani, E., & Pratama, R. (2023). Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi dari Limbah Sayur dan Buah bagi Kelompok Tani di Kabupaten Bantul. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakatakat, 29(1), 34-42
Pratama, D., & Dewi, P. (2024). Peningkatan Mutu Gizi dan Efisiensi Biaya Pakan Ternak Fermentasi Berbasis Limbah Sayuran Menggunakan Effective Microorganism 4 (EM4). Jurnal Peternakan Modern, 14(1), 12-25.
Utami, P., Handayani, D. S., & Firdaus, M. (2021). Potensi Emisi Gas Rumah Kaca dari Sampah Organik dan Strategi Pengurangan melalui Komposting Skala Rumah Tangga. Jurnal Teknik Lingkungan, 17(2), 201-210.
Wicaksono, B. S., & Susanto, R. H. (2022). Analisis Kelayakan Ekonomi dan Sosial Model Produksi Pakan Fermentasi Mandiri di Kelompok Ternak Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 6(3), 190-201.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alifia Nur As Syifa Hamka, Muhammad Rizqy Septyandy, Muhamad Fadly Arif, Nurul Vita Azizah, hajrah, Trisnaweldy Manurung, Vera Indriani, Silva Jen Retno, Bimasakti Cahyo Utomo, Maulana Al Amin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







