STUDI KELIMPAHAN PERIFITON PADA DAUN LAMUN Enhalus acoroides DI PERAIRAN DUSUN TIHI – TIHI KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v4i1.1318Keywords:
Perifiton, Enhalus acoroides, Dusun Tihi-TihiAbstract
Dusun Tihi-Tihi adalah salah satu perkampungan pesisir yang berada di laut Kota Bontang. Perifiton merupakan salah satu jenis mikroorganisme yang hidup yang menempel pada permukaan lamun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dudun Tihi-Tihi Kota Bontang Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2023. Hasil penelitian ditemukan 5 kelas, 11 jenis spesies yang dimana kelas Bacillariophyceae terdiri dari Bacteriastrum, Coccneis sp, Nitczia sp, Pleurosigma sp, Synedra acus, Synedra ulana, (6 jenis spesies). Kelas Cyanophyceae terdiri dari Oscilatoria sp (1 jenis spesies), kelas Dinophyceae terdiri dari Closterium gracile (1 spesies), kelas Chlorophyceae terdiri dari Stigeoclonium sp dan Ulotrix (2 spesies), Mediophyceae terdiri dari Leptocylindrus sp (1 spesies). Kisaran kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dusun Tihi-Tihi adalah 334 – 1400 individu/cm2. kelimpahan perifiton tertinggi pada kelas Bacilariophyceae. kelas Bacillariophyceae adalah kelompok yang sering ditemukan karena jenis kelas ini dapat bertahan pada perairan dengan arus yang kuat menggunakan alat penempelanya berupa tangkai bergelatin. Perifiton yang memiliki kelimpahan terendah adalah Dinophyceae, Dinophyceae tidak memiliki struktur sel yang baik seperti Bacillariophyceae. Kelas Dinophyceae diduga sulit menempel pada daun lamun karena terkena arus tersebut tidak memiliki alat penempel yang kuat seperti kelas Bacillariophyceae.Kelimpahan perifiton tertinggi pada Stasiun 3 dan terendah pada stasiun 1. Perbedaan nilai kelimpahan perifiton pada perairan Dusun Tihi-Tihi sangat dipengaruhi oleh kecepatan arus, dan kandungan nitrat pada perairan.
Downloads
References
Dusun Tihi-Tihi adalah salah satu perkampungan pesisir yang berada di laut Kota Bontang. Perifiton merupakan salah satu jenis mikroorganisme yang hidup yang menempel pada permukaan lamun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dudun Tihi-Tihi Kota Bontang Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2023. Hasil penelitian ditemukan 5 kelas, 11 jenis spesies yang dimana kelas Bacillariophyceae terdiri dari Bacteriastrum, Coccneis sp, Nitczia sp, Pleurosigma sp, Synedra acus, Synedra ulana, (6 jenis spesies). Kelas Cyanophyceae terdiri dari Oscilatoria sp (1 jenis spesies), kelas Dinophyceae terdiri dari Closterium gracile (1 spesies), kelas Chlorophyceae terdiri dari Stigeoclonium sp dan Ulotrix (2 spesies), Mediophyceae terdiri dari Leptocylindrus sp (1 spesies). Kisaran kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dusun Tihi-Tihi adalah 334 – 1400 individu/cm2. kelimpahan perifiton tertinggi pada kelas Bacilariophyceae. kelas Bacillariophyceae adalah kelompok yang sering ditemukan karena jenis kelas ini dapat bertahan pada perairan dengan arus yang kuat menggunakan alat penempelanya berupa tangkai bergelatin. Perifiton yang memiliki kelimpahan terendah adalah Dinophyceae, Dinophyceae tidak memiliki struktur sel yang baik seperti Bacillariophyceae. Kelas Dinophyceae diduga sulit menempel pada daun lamun karena terkena arus tersebut tidak memiliki alat penempel yang kuat seperti kelas Bacillariophyceae.Kelimpahan perifiton tertinggi pada Stasiun 3 dan terendah pada stasiun 1. Perbedaan nilai kelimpahan perifiton pada perairan Dusun Tihi-Tihi sangat dipengaruhi oleh kecepatan arus, dan kandungan nitrat pada perairan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Tropical Aquatic Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Copyright Transfer: Authors transfer the copyright of their work to Jurnal Tropical Aquatic Sciences upon publication.
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Pengalihan Hak Cipta: Penulis mengalihkan hak cipta atas karyanya kepada pihak Jurnal Tropical Aquatic Sciences pada saat penerbitan.
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












