Upaya Pengurangan Kesenjangan Digital dengan Digitalisasi UMKM di Area Penunjang IKN (Kelurahan Gersik Kecamatan Penajam)
DOI:
https://doi.org/10.30872/petisi.v3i2.3733Keywords:
UMKM, Digitalisasi, Area Penunjang IKNAbstract
Sebagai salah satu kelurahan terdekat dengan IKN, Kelurahan Gersik memiliki potensi besar di sektor UMKM namun memiliki keterbatasan dalam ruang digital seperti kurangnya informasi produk, keterbatasan informasi pada Google Maps, dan pemasaran produk. Program ini mengimplementasikan metode partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan berupa branding produk, manajemen risiko usaha, pemanfaantan Google Maps, dan penerapan QRIS sebagai alat pembayaran digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan semangat kewirausahaan masyarakat, khususnya berbagai pelaku umkm dalam mengolah produk, memasarkan, dan memanfaatkan media digital. Kegiatan ini mendorong perkembangan usaha, serta dapat memperluas perputaran ekonomi di Kelurahan Gersik dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Gersik secara berkelanjutan.
References
[1] Aushafina, N. H., & Wikartika, I. (2023). Pendampingan digitalisasi marketing Desa Kebondalem melalui aplikasi google maps: Upaya meningkatkan pengembangan UMKM. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 4(3), 477–483.
[2] Carera, W. B., Gunawan, D. S., & Fauzi, P. (2022). Analisis perbedaan omset penjualan UMKM sebelum dan sesudah menggunakan QRIS di Purwokerto. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 24(2), 48–57.
[3] Insani, S. F., Syahrial, Y., & Putra, A. P. (2022). Optimalisasi Aplikasi Google Maps sebagai Alternatif Media Promosi pada UMKM di Shelter Taman Sriwedari. Warta LPM, 44–56.
[4] Krisdiyanto, A., Satra, Y. O., & Masela, M. Y. (2023). Pelatihan Pemasaran Bagi Pelaku Umkm: Meningkatkan Keberhasilan Berwirausaha Melalui Strategi Sosialisasi Yang Efektif. Eastasouth Journal of Impactive Community Services, 1(03), 182–190.
[5] Nuryanti, M., & Suparjiman, S. (2025). Analisis Manajemen Risiko pada UMKM Konveksi, Rancaekek, Kabupaten Bandung. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(1b), 1654–1667.
[6] Risal, R., Hala, Y., Yunus, R., & Tamsil, T. (2024). Efektivitas Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Untuk Meningkatkan Omzet Penjualan Pada UMKM Kuliner Di Kota Makassar. Al-Buhuts, 20(2), 555–564.
[7] Santoso, G., Rizal, M., Wiyana, H., Subagja, S. N., & others. (2025). Digitalisasi UMKM: Strategi Dan Model Bisnis Berbasis Teknologi Untuk Keberlanjutan. JUBISDIGI: Jurnal Bisnis Digital, 1(1), 21–30.
[8] Utami, T., Purnomo, B., Estiana, R., Padilah, H., Harto, B., Judijanto, L., Munizu, M., Adrian, A., Ratnaningrum, L. P. R. A., & Nurrohman, R. (2024). UMKM DIGITAL: Teori dan Implementasi UMKM pada Era Society 5.0. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi (PETISI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







