JENIS DAN KEPADATAN MAKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI PESISIR PANTAI SERAYA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v4i1.889Keywords:
Pencemaran, Makroplastik, Pesisir, Jenis, KepadatanAbstract
Sampah plastik sangat mudah ditemukan di daratan maupun di perairan, salah satunya di wilayah pesisir. Pencemaran sampah plastik di wilayah pesisir menjadi ancaman serius, yang diakibatkan kurangnya kesadaran manusia dalam mengelola sampah plastik yang dapat mempengaruhi kualitas perairan, terganggunya ekosistem perairan dan mengurangi keindahan pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, menghitung jumlah, berat, komposisi dan kepadatan serta mengetahui perbedaan kepadatan makroplastik pada dua periode di pesisir pantai Seraya. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua periode berdasarkan musim peralihan angin barat ke timur dan musim timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan pemasangan garis transek sepanjang 100 m dan dibagi menjadi 5 jalur yang berjarak 20 m serta setiap jalur dipasang sub transek yang berukuran 5 x 5 m. Jenis makroplastik yang diperoleh selama penelitian adalah fiber, film, fragmen dan styrofoam. Komposisi berdasarkan berat periode I didominasi oleh jenis fiber (49,57%) dan periode II didominasi oleh jenis fragmen (32,84%) sedangkan komposisi berdasarkan jumlah periode I dan II masing masing didominasi oleh jenis film (59,69%) dan (51,37%). Kepadatan makroplastik pada periode I sebanyak 7,84 item/m2 dan pada periode II sebanyak 11,68 item/m2. Hasil uji Mann-Whitney terhadap kepadatan makroplastik antar periode I dan II tidak memiliki perbedaan yang signifikan (Sig ρ0,564 > α0,05).
Downloads
References
Alpiansyah, B., Amin, B., & Galib, M. (2021). Identification of Microplastic Type and Abundance in East Coast of Karimun Besar Island, Riau Islands. Journal of Coastal and Ocean Sciences, 2(2), 104-110.
Assuyuti, Y. M., Zikrillah, R. B., Tanzil, M. A., Banata, A., & Utami, P. (2018). Distribusi dan jenis sampah laut serta hubungannya terhadap ekosistem terumbu karang Pulau Pramuka, Panggang, Air, dan Kotok Besar di Kepulauan Seribu Jakarta. Majalah Ilmiah Biologi Biosfera: A Scientific Journal, 35(2), 91-102.
Barnes, D. K., Galgani, F., Thompson, R. C., & Barlaz, M. (2009). Accumulation and fragmentation of plastic debris in global environments. Philosophical transactions of the royal society B: biological sciences, 364(1526), 1985-1998.
Data Konsolidasi Bersih Semester II Tahun 2022. Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Diakses 14 maret 2023. https://capil.balikpapan.go.id/disdukcapil/statistik.
Djaguna, A., Pelle, W. E., Schaduw, J. N., Manengkey, H. W., Rumampuk, N. D., & Ngangi, E. L. (2019). Identifikasi sampah laut di pantai tongkaina dan talawaan bajo. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 7(3), 174-182.
Fitidarini, N. L., & Damanhuri, E. (2011). Timbulan sampah styrofoam di kota Bandung. Jurnal Teknik Lingkungan, 17(2), 87-97.
Harpah, N., Suryati, I., Leonardo, R., Risky, A., Ageng, P., & Addauwiyah, R. 2020. Analisa jenis, bentuk dan kelimpahan mikroplastik di sungai sei sikambing medan. Jurnal Sains dan Teknologi, 20(2), 108-115.
Hastuti, A. R., Yulianda, F., Wardiatno, Y. (2014). Distribusi spasial sampah laut di ekosistem mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Bonorowo Wetlands, 4(2), 94-107.
Indirawati, E., Indirawati, E., Sukmawati, S., & Soerachmad, Y. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjual Makanan Online terhadap Penggunaan Wadah Styrofoam di Wonomulyo. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 59-70.
Jangga, R. A. Q., Tallo, I., & Toruan, L. N. (2021). Komposisi Sampah Laut Di Pesisir Pantai Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bahari Papadak, 2(2), 22-30.
Jati, D. R., & Utomo, K. P. (2020). Identifikasi jenis dan jumlah sampah laut di Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang (Monitoring of Marine Litter in Bengkayang District and Singkawang City). Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 8(1), 009-021.
KLHK. 2020. Pedoman Pemantauan Sampah Laut. Jakarta: Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lippiatt, S., Opfer, S., & Arthur, C. (2013). Marine debris monitoring and assessment: recommendations for monitoring debris trends in the marine environment.
Muharuddin, M. (2019). Peran Dan Fungsi Pemerintah Dalam Penanggulangan Kerusakan Lingkungan. JUSTISI, 5(2), 97-112.
Ningsih, N. W., Putra, A., Anggara, M. R., & Suriadin, H. (2020). Identifikasi Sampah Laut Berdasarkan Jenis dan Massa di Perairan Pulau Lae-Lae Kota Makassar. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, 4(2), 10-18.
Priayu, B. M. (2021). Identifikasi Jenis Dan Kelimpahan Makroplastik Di Wilayah Pesisir Pantai Sambera Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Skripsi. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda. 60 hal.
Yona, D., Di Prikah, F. A., & As’adi, M. A. (2020). Identifikasi dan perbandingan kelimpahan sampah plastik berdasarkan ukuran pada sedimen di beberapa pantai Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 375-383.
Yudhantari, C. I., Hendrawan, I. G., & Puspitha, N. L. P. R. (2019). Kandungan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan lemuru protolan (Sardinella lemuru) hasil tangkapan di selat Bali. Journal of marine research and technology, 2(2), 48-52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Tropical Aquatic Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Copyright Transfer: Authors transfer the copyright of their work to Jurnal Tropical Aquatic Sciences upon publication.
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Pengalihan Hak Cipta: Penulis mengalihkan hak cipta atas karyanya kepada pihak Jurnal Tropical Aquatic Sciences pada saat penerbitan.
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












