STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA PADANG LAMUN DI PERAIRAN TELUK KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v2i2.574Keywords:
Lamun, Makrozoobentos, Teluk BalikpapanAbstract
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2022 di perairan Teluk Balikpapan Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kerapatan lamun, kelimpahan serta struktur komunitas makrozoobentos di perairan Teluk Balikpapan. Pengambilan sampel lamun dan makrozoobentos dilakukan di 3 stasiun penelitian dengan menggunakan metode transek yang kemudian diidentifikasi di Laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Spesies lamun yang ditemukan di perairan Teluk Balikpapan terdiri dari vegetasi tunggal yaitu E. acoroides. Makrozoobentos yang teridentifikasi terdiri dari 3 kelas yaitu Gastropoda, Bivalvia dan Echinodermata. Hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan makrozoobentos berdasarkan uji korelasi menunjukkan nilai korelasi -0.4936, artinya hubungan kerapatan lamun dan kelimpahan makrozoobentos tergolong sedang dengan arah berlawanan dimana semakin tinggi kerapatan lamun maka semakin rendah kelimpahan makrozoobentos.
Downloads
References
Alwi, D., Hi. S., Muhammad dan Herat, H. (2020). Keanekaragaman dan kelimpahan makrozoobenthos pada ekosistem mangrove Desa Daruba Pantai Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Enggano Vol 5 (1): 64-77.
Daulay, A.T., D. Bakti dan R. Leidonald. 2014. Keanekaragaman makrozoobentos sebagai indikator kualitas perairan Danau Sombak Kecamatan Medan Marelan Kota Medan. Jurnal Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.
Desmawati, I., Adany, A dan Java, C.A. (2019). Studi awal makrozoobentos di kawasan wisata Sungai Kalimas, Monumen Kapal Selam Surabaya. Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8 (2): 2237-3520.
Effendi, H. 2003. Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan Perairan. Kanisius, Yogyakarta. 257 hal.
Fitriana, Y.R. 2006. Keanekargaman dan kelimpahan makrozoobentos di hutan mangrove hasil rehabilitasi Taman Hutan Raya Ngurah Rai Bali. Jurnal Biodiversitas Vol 7 (1): 67-72.
Harahap, M. 2019. Struktur komunitas makrozoobentos di Perairan Rawa Desa Sawah kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Riau.
Junaidi., Zulkifli dan Thamrin. (2017). Analisis hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan makrozoobentos di Perairan Selat Bintan Desa Pengujian Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Riau.
Marwanto. (2017). Kondisi ekosistem padang lamun di Perairan Desa Mantang Baru Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau [Skripsi]. Fakultas Ilmu Kelautan dan perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjung Pinang.
Mudin, P.A., Ramli, M dan Afu, L.O.A. (2020). Keanekaragaman jenis dan pola sebaran lamun di Perairan Lakaliba Kabupaten Buton Selatan. Jurnal Sapa Laut Vol. 5 (2): 107 – 114.
Ningsih, S.W., Setyati, W.A dan Taufiq, S.N. (2020). Tingkat kelimpahan makrozoobenthos di padang lamun Perairan Telaga dan Pulau Bengkoang, Karimunjawa. Journal Of Marine Research Vol 9 (3): 223-239.
Nybakken, J.W. 1988. Biologi laut suatu pendekatan ekologis. PT Gramedia, Jakarta. 459 hal.
Odum, E.P. 1971. Dasar-dasar ekologi. Samingan, T dan B. Srigandono. penerjemah. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Terjemahan dari: Fundamental of Ecology. 697 hal.
Pelealu, G.V.E., Koneri, R dan Butarbutar, R.R. (2018). Kelimpahan dan keanekaragaman makrozoobentos di Sungai Air Terjun Tunan, Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Sains Vol 18 (2): 97-102.
Sari, P.D., Ulqodry, T.Z., Aryawati, R. dan Isnaini. (2019). Asosiasi gastropoda dengan lamun (seagrass) di perairan Pulau Tangkil Lampung. Jurnal Penelitian Sains Vol 21 (3):131-139.
Sobari, A.I., N.L. Watiniasih dan D.A.A. Pebriani. 2021. Keanekaragaman makrozoobentos sebagai bioindikator kualitas perairan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali. Current Trends in Aquatic Science Vol 3 (1): 88-96.
Sofiyani, R.G., M.N. Muskananfola dan B. Sulardiono. 2021. Struktur komunitas makrozoobentos di perairan pesisir Mangunharjo sebagai bioindikator kualitas perairan. Journal of Life Scince Vol 10 (2): 150-161.
Ulfa, M., Julyantoro, P.G.S dan Sari, A.H.W. (2017). Keterkaitan makrozoobentos dengan kualitas air dan substrat di ekosistem mangrove Taman Hutan Raya Ngurah Rai Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences Vol 4 (2): 179-190.
Yasir, A.A. (2017). Struktur komunitas makrozoobentos pada lokasi dengan aktivitas berbeda di perairan Sungai Tallo Kota Makassar [Skripsi]. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Tropical Aquatic Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Copyright Transfer: Authors transfer the copyright of their work to Jurnal Tropical Aquatic Sciences upon publication.
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Pengalihan Hak Cipta: Penulis mengalihkan hak cipta atas karyanya kepada pihak Jurnal Tropical Aquatic Sciences pada saat penerbitan.
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












