IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN SAMPAH LAUT DI PESISIR PANTAI PEMEDAS KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v1i1.475Keywords:
Sampah, Polusi, Limbah, Plastik, StyrofoamAbstract
Meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas manusia yang berkunjung menimbulkan potensi pencemaran di pesisir. Salah satu ancaman serius pencemaran pesisir adalah sampah karena dapat mengganggu keindahan pantai, merusak kualitas air, serta mengganggu organisme dan ekosistemnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, jumlah, dan kelimpahan sampah laut di Pantai Pemedas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Garis transek berukuran 100 x 20 meter dipasang sejajar dengan garis pantai dan dibagi menjadi 5 strip berukuran 20 meter. Sub transek dengan ukuran 5×5 meter ditempatkan di setiap jalur yang mewakili volume sampah terbesar hingga terkecil. Sampah makro yang terkumpul di lokasi pengambilan sampel sebanyak 125 butir dengan berat total 2048,11 gram. Plastik merupakan jenis sampah yang paling banyak ditemukan sebanyak 95 butir dengan total densitas 19 partikel/m2. Jenis lainnya berada di urutan kedua dengan total 10 item dengan kepadatan 2 partikel/m2. Secara berat, sampah makro didominasi oleh kaca sebesar 31%, diikuti plastik sebesar 23%, kayu sebesar 16%, karet sebesar 12%, dan logam sebesar 10% dengan berat jenis masing-masing 1 partikel/m2. Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kelimpahan antara sampah plastik laut dengan jenis kayu, karet, kaca, logam, dan lainnya (p-value <0,05).
Downloads
References
Assuyuti, Y.M., Zikrillah, R.B., & Tanzil, M.A., 2018. Distribusi dan jenis sampah laut serta hubungannya terhadap ekosistem. Jurnal Biosfera; 35: 91–102.
Sitoris, L.A., Fauzi, M., & Adriman. 2019. Jenis dan jumlah sampah laut (marine debris) di Pulau Beruk Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Jurnal Unri. Sumatera.
Carbery, M., O’Connor, W., & Palanisami, T. 2018. Trophic transfer of microplastics and mixed contaminants in the marine food web and implications for human health. Environment International; 115: 400-409.
Dahuri, R., Rais, J., & Ginting. 2001. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu (Cetakan Kedua, Edisi Revisi). Jakarta : PT. Pradnya Paramita.
Jannah, U. 2019. Pendataan Tempat-Tempat Pariwisata di Kota Balikpapan Serta Perbatasan Wilayah Kutai Kartanegara di Samboja. Abdimas Universal. Balikpapan.
Jambeck, J.R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T.R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K.L. 2015. Plastic waste inputs from land into the ocean. Science Journal; 347(6223): 768-770.
Mukono, H.J. 2005. Toksikologi Lingkungan. Airlangga University Press, Surabaya.
NOAA, 2016. Marine Debris Impacts on Coastal and Benthic Habitats. NOAA Marine Debris Habitat Report.
Risnawati, Kasim, M., & Haslianti. 2018. Studi kualitas air kaitannya dengan pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) pada rakit jaring apung di Perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; 4(2): 155-164.
Sari, T.E.Y., & Usman. 2012. Studi parameter fisika dan kimia daerah penangkapan ikan Perairan Selat Asam Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan; 17(1):88–100.
Wahyu, J.S., & Noormansyah. 2015. Analisis perencanaan pembuatan penahan abrasi di Desa Teluk Pemedas Kecamatan Samboja. Jurnal Untri; 15(1).
Walalangi, J.Y. 2012. Analisis Komposisi Sampah Organik dan Anorganik serta Dampak terhadap Lingkungan Pesisir Kota Palu Sulawesi Tengah. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Wang, J., Tan, Z., Qiu, Q., & Li, M. 2016. The Behaviors of Microplastics in The Marine Environment. Faculty of Chemical Engineering and Ling. Guangdong University of Technology. China. Atlas of Science.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Tropical Aquatic Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Copyright Transfer: Authors transfer the copyright of their work to Jurnal Tropical Aquatic Sciences upon publication.
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Pengalihan Hak Cipta: Penulis mengalihkan hak cipta atas karyanya kepada pihak Jurnal Tropical Aquatic Sciences pada saat penerbitan.
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












