KARAKTERISTIK HABITAT DAN MORFOMETRIK BINTANG LAUT (Archaster typicus) PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v5i2.517Keywords:
Habitat, Morfometrik, Bintang Laut, Padang Lamun, Teluk BalipapanAbstract
Bintang laut merupakan organisme yang hidup di sekitar wilayah pasang surut hingga abisal, jenis Archaster typhicus merupakan jenis yang hidup di substrat berpasir, sehingga keberadaannya dapat mudah ditemukan di sekitar padang lamun yang dapat memberikan bahan organik dan plankton sebagai makanannya serta menempelkan larva planktoniknya di serasah lamun, selain itu shelter dari dedaunan lamun dapat membantu melindungi dari predator. Penelitian ini dilaksanakan di Oktober 2022 hingga Januari 2023 yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat dan morfometrik bintang laut A. typicus pada padang lamun di Perairan Teluk Balikpapan serta untuk mengetahui kerapatan dan komposisi lamun pada daerah Perairan Teluk Balikpapan. Lokasi Penelitian dikelompokkan berdasarkan 4 arah mata angin (Utara, Timur, Selatan, Barat) menggunakan transek kuadran berukuran 25 cm2 yang dipasang sepanjang 100 m per stasiun. Identifikasi bintang laut dianalisis dengan menggunakan Kepadatan dan Korelasi Person. Archaster typicus relatif umum hidup di habitat dangkal, jenis bintang laut yang ditemukan berdasarkan habitat masing-masing yaitu padang lamun, substrat pasir dan lumpur. Hasil karakter morfometrik tertinggi dan terendah, rata-rata dan standar deviasi tertinggi pada PL terdapat pada stasiun timur 5,2 ± 1,43 cm dan terendah pada stasiun barat 4,2 ± 1,42 cm, TT tertinggi pada stasiun timur 0,2 ± 0,11 mm dan terendah pada stasiun utara 0,2 ± 0,1 mm, LPL tertinggi pada stasiun timur 0,9 ± 0,25 mm dan terendah pada stasiun barat 0,7 ± 0,26 mm, DK tertinggi pada stasiun utara 9,1 ± 0,83 cm dan terendah pada stasiun barat 7,2 ± 2,61 cm, BT tertinggi pada stasiun utara 6 ± 2,28 g dan terendah pada stasiun barat 3,8 ± 2,35 g, JAL tertinggi pada stasiun utara 5,9 ± 0,44 cm dan terendah pada stasiun barat 5,1 ± 1,61 cm.
Downloads
References
Astuti, M. (2008). Determinasi Bintang Laut ( Asterias sp) Berdasarkan Populasi Jenis dan Jumlah Pada Rataan Terumbu Karang Di Zona Intertidal Wilayah Perairan Pulau Sangalaki Kabupaten Berau. Skripsi. Universitas Mulawarman
Astuti, A.F. (2018). Kelimpahan Bintang Laut Protoreaster nodosus Pada Kerapatan Lamun Yang Berbeda Di Pulau Barrang Lompo. Skripsi. Makassar. Universitas Hasanuddin
Azkab, M.H., (2006). Ada apa dengan Lamun. Oseana, Volume XXXI, Nomor 3, 2006: 45- 55. Pusat penelitian dan pengembangan Oseanologi - LIPI. Jakarta. Project II
Colin P.L, Arneson C. (1995). Tropical Pacific invertebrates. California: Coral Reef Press
Frisca, H. L. (2020). Struktur Komunitas Asteroidea dan Holothuroidea di Pantai Melayu dan Pantai Sembulang Pulau Rempang Kota Batam. SIMBIOSA, 9(2), 138-149.
Hardwinarto, S. (2002). Kajian Erosi Dan Sedimentasi Pada Das Teluk Balikpapan Kalimantan Timur.
Supono., Ucu yanu dan Arbi. (2012). Kepadatan dan keragaman Echinodermata di pulau pari, kepulauan seribu. jurnal ilmu dan teknologi kelautan tropis. vol 4(1). 114-120. ISOI-IPB. DOI: 10.29244/jitkt.v4i1.7814
Takaen dengan, K dan Azkab, M.H, (2010). Struktur Komunitas Lamun di Perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara. Jurnal Oseanografi dan Limnologi-LIPI, Sulawesi Utara. Vol.36. No 1: 85-95.
Tuwo. A. (2011). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. Brilian Internasional. Surabaya
Zulfa, Ulfi. (2015). Keanekaragaman Jenis Asteroidea Di Zona Intertidal Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo. Skripsi. Jember. Universitas Jember
Pane, Franky. J. Jailani. Sari, L. I. (2021). Jenis Dan Kelimpahan Perifiton Epifik Pada Daun Lamun. Jurnal Aquarine, 8(2). Universitas Mulawarman
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Aris Widianto, Lily Inderiasari, Aditya Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












