HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN TERHADAP KELIMPAHAN MAKROZOOBENTOS DI PERAIRAN SELANGAN KOTA BONTANG
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v5i1.1585Keywords:
Dusun Selangan, Keanekaragaman Makrozoobentos, Hubungan KerapatanAbstract
Ekosistem padang lamun menjadi tempat berkembang biak, bertahan hidup, mencari makan bagi biota laut diantaranya adalah jenis makrozoobentos. Hubungan antara padang lamun dan makrozoobentos dapat di nyatakan dengan adanya penelitian tentang korelasi antara lamun dan makrozoobentos yang ditemukan pada padang lamun tersebut. Untuk mengetahui korelasi padang lamun dan makrozoobentos, peneliti mengambil sampel pada perairan selangan dengan metode transek kuadran 50 x 50 cm. Menghitung jumlah tegakan lamun dan menganalisis jenis lamun pada kotak kuadran disetiap titik stasiun pengulangan serta mengambil sampel sedimen dengan kedalam 5 cm untuk menganalisis jenis makrozoobentos yang tertangkap. Terdapat 3 jenis lamun yaitu Thalassia hempricii, Enhalus accoroides, dan Halopila minor. 27 spesies makrozoobentos dalam dua kelas yaitu kelas pelecypoda dan gatropoda. Dari hasil analisis dapat dikatakan bahwa hubungan atau korelasi antara lamun dan makrozoobentos pada perairan Selangan kota Bontang sangat lemah atau tidak ada hubungan antara keduanya.
Downloads
References
Amran, M. A. and R. Ambo Rappe. 2009. Estimation of Seagress Covarage by Depth Invariant Indices on Quickbird Imagery. Research Report Dipa Biotrop. Masagena Press. Makasar
Fikri, R. 2014. Keanekaragaman dan Kelimpahan Makrozoobentos di Hutan Mangrove Hasil Rehabilitas Taman Hutan Raya Ngurah Rai Bali.
Jodi J. Hanibe, dkk. 2022. Kepadatan Dan Keanekaragaman Jenis Fauna Bentos (>1MM) Pada Daerah Pecahan Karang Di Perairan Kelurahan Molas Teluk Manado.
Junaidi. 2017. Analisis Hubungan Kerapatan Lamun Dengan Kelimpahan Makrozoobentos Di Perairan Selat Bitan Desa Pengujan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau.
KEPMEN LH. 2004. Daftar Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup: KepMen LH Nomor 200 Tahun 2004 Tentang Kriteria Baku Kerusakan dan Pedoman Penentuan Status Padang Lamun. Jakarta.
KepMen-LH No. 51. 2004. Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. Kementrian Republik Indonesia. Jakarta.
Kiswara, W. 1992. Vegetasi Lamun (seagrass) di Rataan Terumbu Karang Pulau Pari. Pulau-Pulau Seribu. Jakarta
PP No. 22 Tahun 2021. Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Roy Ardiansyah Harahap. 2017. Jenis Kerang-Kerangan (Bivalvia) Di Perairan Belawan Sumatra Utara
Reny Sawitri dan M. Bismark. 2005. Keragaman Benthos Sebagai Indikator Kualitas Ekosistem Perairan Hutan Produksi (Benthos Diversities as Indicator of Riverine Ecosystem Quality of Production Forest).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Tropical Aquatic Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Copyright Transfer: Authors transfer the copyright of their work to Jurnal Tropical Aquatic Sciences upon publication.
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Pengalihan Hak Cipta: Penulis mengalihkan hak cipta atas karyanya kepada pihak Jurnal Tropical Aquatic Sciences pada saat penerbitan.
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












