KONFLIK PEMANFAATAN RUANG LAUT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEAMANAN MARITIM NASIONAL
DOI:
https://doi.org/10.30872/tas.v5i2.5036Keywords:
Indonesia, keamanan maritim, perencanaan tata ruang laut, tata kelola laut, konflik ruang lautAbstract
Ruang laut Indonesia semakin sering menjadi arena konflik akibat tumpang tindih pemanfaatan ruang dan fragmentasi kewenangan antarsektor. Fenomena tersebut tercermin pada kasus pagar laut di Tangerang, pertambangan pasir laut di Kepulauan Riau, serta ketidaksinkronan antara Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola konflik pemanfaatan ruang laut di Indonesia, mengevaluasi efektivitas instrumen penataan ruang laut nasional, serta menganalisis keterkaitannya dengan tata kelola keamanan maritim. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan pada Scopus, Web of Science, Garuda, Google Scholar, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ), sehingga diperoleh 17 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis mengidentifikasi tiga klaster utama konflik, yaitu pemagaran laut ilegal yang berkaitan dengan sertifikasi tanah, ekspansi tambang pasir laut pasca perubahan kebijakan ekspor, serta tumpang tindih dokumen zonasi ruang laut dengan tata ruang darat. Konflik tersebut dipengaruhi oleh fragmentasi kewenangan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Perhubungan, Bakamla, dan pemerintah daerah, serta lemahnya implementasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). Penelitian ini menawarkan model konseptual yang menempatkan harmonisasi rezim hukum ruang laut, perencanaan tata ruang, dan koordinasi antarlembaga sebagai fondasi penguatan tata kelola keamanan maritim Indonesia yang lebih efektif, adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Abadi, A. F., Surwandono, & Cipto, B. (2023). Indonesia’s Foreign Policy in Marine Defense Strategy in The Indo-Pacific. Technium Social Sciences Journal, 40, 356–365. https://doi.org/https://doi.org/10.47577/tssj.v40i1.8338
Aldedharma, E. S. (2025). Indonesia’s Global Maritime Fulcrum and Its Perespective on Good Order at Sea. Proceeding Jakarta Geopolitical Forum, 8(1), 80–85. https://doi.org/10.55960/jgf.v8i1.261
Amalia, S. D., Gulshan, N., Ningrum, C. G., & Izazqi, R. (2025). Problematika Hukum Pagar Laut yang Berdampak pada Mata Pencaharian Nelayan di Tangerang, Banten. Forschungforum Law Journal, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.35586/flj.v2i02.10822
Amaliyah. (2025). Sosiologi Pendidikan: Analisis Konflik Pembangunan Pagar Laut Tangerang Selatan. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.37481/jmh.v5i2.1416
Anugrah, S., Sutran, S., Faisal, L. M., Andrinal, A., Agrianty, R., Zulfikar, A., & Apdillah, D. (2022). Analisis Keselarasan Integrasi RZWP3K dan RTRW Provinsi Kepulauan Riau (Kasus: Lingkungan Pesisir Pulau Bintan). Journal of Marine Research, 11(3), 455–466. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i3.31691
Anwar, S. (2016). Membangun Keamanan Maritim Indonesia Dalam Analisa Kepentingan, Ancaman dan Kekuatan Laut. Jurnal Pertahanan, 6(3), 69. https://doi.org/https://doi.org/10.33172/jpbh.v6i3.315
Fita, G. A. (2025). Enhancing Maritime Security through Strategic Intelligence: The Relevance of the Global Maritime Axis to Indonesia’s National Resilience. Security Intelligence Terrorism Journal (SITJ), 2(1), 118–128. https://doi.org/10.70710/sitj.v2i1.40
Hakiem, F. N., Mayasari, M., & Abidin, Z. (2025). Indonesia’s maritime diplomacy and regional security in the indo-pacific. Papua Journal of Diplomacy and International Relations, 5(1), 50–64. https://doi.org/10.31957/pjdir.v5i1.4309
Hastuti, Muhidu, A., Rastin, & Agus Mokodompit, E. (2023). Indonesia’s marine economic potential as a maritime country. International Journal of Science, Technology & Management, 4, 813–825. https://doi.org/https://doi.org/10.46729/ijstm.v4i4.897
Herindra, M. (2025). Indonesia’s Strategic Posture In The Indo-Pacific: Balancing Maritime Defence, Diplomacy, And Regional Stability. Proceeding Jakarta Geopolitical Forum, 8(1), 63–67. https://doi.org/10.55960/jgf.v8i1.276
Kornelius, Y. (2024). Urgensi Pencabutan Perizinan Kegiatan Tambang Pasir Laut Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Masyarakat Pesisir. Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial Dan Humaniora, 1(2), 81–96. https://doi.org/10.62383/humif.v1i2.108
Marliani, M. (2024). Enhancing Maritime Security: Challenges and Strategies in Indonesia’s Natuna Sea. Journal of Maritime Policy Science, 1(1), 32–39. https://doi.org/10.31629/jmps.v1i1.6876
Martadikusuma, A. D. (2025). Kejanggalan Hukum dan Ekologis dalam Pembangunan Pagar Laut Tangerang: Kajian atas Regulasi dan Dampaknya. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 430–438. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1050
Mayasari, E., Ali, Y., & Risdhianto, A. (2025). Bilateral Relations Between Indonesia and Malaysia in Handling Illegal Fishing an Maritime Border Areas. Journal of Social Research, 4, 2127–2132. https://doi.org/https://doi.org/10.55324/josr.v4i8.2721
Nurjannah, S., Ardiyanti, D., Abdallah, K. A. R., & Mubarak, S. (2025). An overview of japan-indonesia maritime security of indo pasific region. Indonesian Journal of International Relations, 9(1), 162–181. https://doi.org/10.32787/ijir.v9i1.495
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. In BMJ (Vol. 372). BMJ Publishing Group. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Sujadmi, S., & Murtasidin, B. (2020). Perencanaan Tata Ruang Laut: Konflik, Negosiasi, dan Kontestasi Kepentingan Ekonomi Politik Lokal di Bangka Belitung. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(2), 163–173. https://doi.org/10.14710/jiip.v5i2.8514
Wen, W., Samudera, K., Adrianto, L., Johnson, G., Brancato, M. S., & White, A. T. (2022). Towards Marine Spatial Planning Implementation in Indonesia: Progress and Hindering Factors. Coastal Management, 50, 469–489. https://doi.org/10.1080/08920753.2022.2126262
Yudhistira, A., Suwarno, P., Aris, T., & Cherish Okcavia, S. (2022). Pemahaman Terhadap Maritime Security, Maritime Safety dan Maritime Defense serta Perbedaanya dalam Konsep Keamanan Nasional. Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara, 2(1), 2022–2023.
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Fathurrahman Jamil, Steven Toar Sambouw, Bayu Asih Yulianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Tropical Aquatic Sciences are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
By publishing with this journal, authors agree to the following terms:
-
Sharing and Adaptation: The CC BY-SA 4.0 license permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially.
-
Attribution and ShareAlike: Any use or adaptation of the work must provide appropriate credit to the original authors and acknowledge its initial publication in this journal. Furthermore, if others remix, transform, or build upon the material, they must distribute their contributions under the same license as the original.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Tropical Aquatic Sciences dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan menerbitkan artikel di jurnal ini, penulis menyetujui ketentuan berikut:
Berbagi dan Adaptasi: Lisensi CC BY-SA 4.0 mengizinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan materi) dan mengadaptasi (mengubah dan membuat turunan dari materi) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Atribusi dan BerbagiSerupa: Setiap penggunaan atau adaptasi karya wajib mencantumkan nama penulis asli dan mengakui publikasi awalnya di jurnal ini. Selain itu, jika pihak lain mengubah atau membuat turunan dari materi ini, mereka wajib menyebarluaskan kontribusinya tersebut dengan lisensi yang sama persis seperti aslinya.












