Analisis Kebijakan Pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ir. H. Juanda Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.30872/jip.v14i02.6522Keywords:
public policy, demolition of pedestrian overpasses, policy effectiveness, pedestrian safetyAbstract
Penelitian ini mengkaji kebijakan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Samarinda, yang dilakukan sebagai respons terhadap rendahnya tingkat pemanfaatan dan kondisi fisik JPO yang dinilai tidak lagi layak. Penelitian bertujuan menganalisis proses perumusan kebijakan serta pertimbangan pemerintah dalam menyediakan fasilitas penyeberangan pengganti. Analisis menggunakan teori proses kebijakan publik William N. Dunn. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kebijakan telah berlangsung secara sistematis, meskipun partisipasi publik pada tahap pengadopsian masih terbatas. Zebra Cross dipilih sebagai pengganti karena berdasarkan waktu dan biaya yang diperlukan, namun implementasinya masih memerlukan penyempurnaan untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, terutama di kawasan pendidikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ilham, Annisa Erlitsya Marchelina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








