Artificial Intelligence dan Ancaman Pelanggaran Hak Anak di Ruang Digital

Authors

  • Sulung Nugroho Universitas Mulawarman
  • Suryaningsih Suryaningsih Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/dohgisin.4379

Keywords:

artificial intelligence, hak anak, perlindungan anak, ruang digital

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan tantangan hukum baru dalam perlindungan hak anak di ruang digital, terutama terkait pengambilan keputusan otomatis, personalisasi konten, serta pengumpulan dan pemrosesan data anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecukupan kerangka hukum positif Indonesia dalam melindungi hak anak dari ancaman penggunaan AI di ruang digital serta mengkaji relevansi prinsip kepentingan terbaik anak sebagai dasar tata kelola AI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, melalui analisis terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum yang ada masih bersifat fragmentaris dan belum secara khusus mengatur AI, khususnya terkait automated decision-making, profiling anak, serta kewajiban hukum penyelenggara sistem AI. Ketiadaan definisi hukum AI, lemahnya mekanisme pengawasan, dan tidak adanya pengaturan tanggung jawab khusus terhadap perlindungan anak menyebabkan perlindungan hak anak di ruang digital belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip kepentingan terbaik anak (best interest of the child) memiliki peran strategis sebagai dasar normatif dalam desain, penggunaan, regulasi, dan penegakan hukum terhadap AI, serta menjadi landasan penting bagi reformasi hukum nasional yang berorientasi pada perlindungan hak anak dan hak asasi manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acatrinei, C., Apostol, I. G., Barbu, L. N., Chivu, R. G., & Orzan, M. C. (2025). Artificial intelligence in digital marketing: Enhancing consumer engagement and supporting sustainable behavior through social and mobile networks. Sustainability, 17(14). https://doi.org/10.3390/SU17146638

Adawiah, R. A. (2024). Pendekatan kepolisian dalam menanggulangi kekerasan terhadap anak di era digital. Jurnal Kajian Ilmu Kepolisian dan Anti Korupsi, 1(2), 77–92.

Agus, A., Munthe, R., & Naldi, A. (2026). Pengaruh teknologi terhadap kekerasan seksual di era digital: Pendekatan perlindungan hukum perdata, UU ITE dan ajaran Islam di Desa Bandar Labuhan. Jurnal Hukum dan Sosial, 6, 19–29.

Assyifa, A. B. S. N. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan gadget pada psikis anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 2356–2362.

Besio, C., Fedtke, C., Grothe-Hammer, M., Karafillidis, A., & Pronzini, A. (2025). Algorithmic responsibility without accountability: Understanding data-intensive algorithms and decisions in organisations. Systems Research and Behavioral Science, 42(3), 739–755. https://doi.org/10.1002/SRES.3028

Dewi, S. S., Fajar B, M., Mahande, R. D., Syahrul, S., & Khaeruddin, F. (2024). Mengungkap pengaruh algoritma YouTube pada anak: Bagaimana sosialisasi di Yayasan Al-Bathin membantu orang tua mengendalikan konten digital. Kreativa: Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 53–57. https://doi.org/10.61220/KREATIVA.V2I1.20247

Gignac, G. E., & Szodorai, E. T. (2024). Defining intelligence: Bridging the gap between human and artificial perspectives. Intelligence, 104, Article 101832. https://doi.org/10.1016/J.INTELL.2024.101832

Juanah, S., & Ahmad, A. S. (2025). Perlindungan hukum terhadap eksploitasi anak di platform digital. Jurnal Ilmu Hukum, 16(2).

Khosibah, S. A., Rahmaningrum, A., & Kusumawardani, C. T. (2025). Potensi dan praktik literasi artificial intelligence (AI) dalam pendidikan anak usia dini di Indonesia: Systematic literature review. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(1), 55–69. https://doi.org/10.18592/jea.v11i1.16329

Kim, S., Yi, S., & Park, S. P. (2025). Prioritizing challenges in AI adoption for the legal domain: A systematic review and expert-driven AHP analysis. PLOS ONE, 20(6), Article e0326028. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0326028

Kruikemeier, S., Boerman, S. C., & Bol, N. (2021). How algorithmic systems changed communication in a digital society. Media and Communication, 9(4), 116–119. https://doi.org/10.17645/MAC.V9I4.5005

Lazuardiansyah, A. F., & Indriati, N. (2023). Perlindungan hak privasi atas data pribadi anak menurut hukum internasional dan hukum nasional Indonesia. Soedirman Law Review, 5(3). https://doi.org/10.20884/1.SLR.2023.5.3.14192

Mathiyazhagan, S., Zhou, Y., & Patton, D. U. (2025). Child participation in AI governance. Oxford Intersections: AI in Society. https://doi.org/10.1093/9780198945215.003.0092

Nada, F., Abqori, F. F., Fatimah, D. R. N., Rahadiyan, I., & Riswandi, B. A. (2024). Gagasan pengaturan artificial intelligence sebagai subjek hukum di Indonesia. Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 149–157.

Oimann, A. K., & Tollon, F. (2025). Responsibility gaps and technology: Old wine in new bottles? Journal of Applied Philosophy, 42(1), 337–356. https://doi.org/10.1111/JAPP.12763

Panu, A., Moonti, R. M., & Ahmad, I. (2025). Reformasi sistem peradilan pidana anak di Indonesia antara diversi. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 2, 276–293.

Pramana, P., Utari, P., Alkhajar, E. N. S., & Widianti, M. A. (2025). Masa depan komunikasi: Menjelajah peran artificial intelligence dalam interaksi manusia. Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation, 4(1), 39–71.

Rauf, A., Annah, A., Hardi, H., & Mudarsep, M. (2025). Pelindungan hukum terhadap data pribadi di Indonesia. SISITI: Seminar Ilmiah Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, 14(2), 117–126. https://doi.org/10.36774/sisiti.v14i2.1732

Sevila, N., Ningsih, R. A., Alif, M., Huda, M., & Malik, A. (2025). Trend konsumsi digital dikalangan remaja. Jurnal Intelek Insan Cendekia, 2(5), 9394–9399.

Solihah, D. Z., Nyawiji, K., Fera, & Solihah, D. Z. (2025). Kajian normatif terhadap efektivitas peraturan perlindungan anak dalam penanggulangan eksploitasi anak di dunia maya. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 2(4), 603–614. https://doi.org/10.51903/perkara.v2i4.2232

Suari, K. R. A., & Sarjana, I. M. (2023). Menjaga privasi di era digital: Perlindungan data pribadi di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 6(1), 132–142. https://doi.org/10.38043/JAH.V6I1.4484

Syandika, M. A., Rahmayanti, Harahap, I. A., Suhardiman, T. A., & Purba, J. (2025). Perlindungan anak dan perempuan dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Isti`dal: Jurnal Studi Hukum Islam, 12(1).

Velankar, M. R., Mahalle, P. N., & Shinde, G. R. (2024). Rethinking machine learning and deep learning. Dalam Machine Learning and Deep Learning Foundations (hlm. 25–41). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-97-0452-1_3

Walan, S. (2025). Primary school students’ perceptions of artificial intelligence – for good or bad. International Journal of Technology and Design Education, 35(1), 25–40. https://doi.org/10.1007/S10798-024-09898-2

Downloads

Published

31-12-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Artificial Intelligence dan Ancaman Pelanggaran Hak Anak di Ruang Digital. (2025). Doh Gisin, 2(2), 53-64. https://doi.org/10.30872/dohgisin.4379