PHENOTYPE DIVERSITY AND REPRODUCTIVE STATUS OF FEMALE ETTAWA (PE) BREEDINGS IN LIVESTOCK TRADERS IN SAMARINDA CITY
KERAGAMAN FENOTIPE DAN STATUS REPRODUKSI KAMBING PERANAKAN ETTAWA (PE) BETINA PADA PEDAGANG TERNAKDI KOTA SAMARINDA
Keywords:
Diversity, Phenotype, Reproduction, Weight, IndonesiaAbstract
The most common ruminants kept by the people of Samarinda are the Ettawa Peranakan (PE) goat. The Ettawa Peranakan Goat (PE) is one of the local goats that is well knowen in Indonesia, one of whichis in East Kalimantan. Body weight is one measure of livestock productivity, body weight can be used as a new selection of seeds. This study aims to determine the diversity of Ettawa cross-breed (PE) goat identities in collecting traders, to see the status of feamale Ettawa cross-breed (PE) goats in collecting traders in Samarinda city. The data used in this research are primary data. Primary data is obtained directly from direct interviews with owners and by conducting field observations. The collection of data used in the study, namely: Bust, Length, Shoulder Height ang Weight. Using the side purposive method, determining, the area of East Kalimantan, there is a population of ettawa peranakan goats. Determining the research location in the city of Samarinda, variables, use in this study are the main variables in and the supporting variables. The analisysis used in this research is qualitative an quantitative analysisi, descriptive analysis and regression equation analysis. The results showed that the first msting age was 11.17±1.37 months, the average service per conception was 1.0±0.50 months, and pos partum was 1.78±0.45 months. The mean an standard deviations values of circumference were 75.16 ±6.74, body 69.63±7.01, shoulder height 71.69±5.97, and body weight 38.6±7.67 kg. Based on the Analysis of the data obtained from the research results, it can be concluded that: Phenotypc diversity of female Ettawa (PE) crossbred goats in Northa Samarinda and Samarinda Ulu has diversity coefficient values of diversity, namely shoulder height, body length, and chest circumference had the coefficient of variability, respectively, namely 71%, 78% and 79%.
Downloads
References
Adhianto, K., Siswanto, Sulastridan A. D. T. Dewi. 2019. Status reproduksi dan estimasi output kambing saburai di Desa Gisting Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 7 (1): 180- 186.
Basbeth, A. H; W. S. Dilaga dan A. Purnomoadi 2015. antara ukuran-ukuran Hubungan tubuh terhadap bobot badan kambing Jawarandu jantan umur muda di Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Animal Agriculture Journal 4(1): 35 40.
Dakhlan, A., A. Saputra, M. D. I. Hamdani dan Sulastri. 2020. Regression models of female Ettawa grade goat using its body measurements. Advances in Animal and Veterinary Sciences. 8 (11): 1142-1146.
Destomo, A. M. Syawal, dan A. Batubara. 2020. Kemampuan reproduksi induk dan pertumbuhan anak kambing Peranakan Ettawah, Gembrong dan Kosta. Jurnal Peternakan 17 (1): 31-38.
Fikri, A. M. Kusuma. A. A. H. Dan A. Qisthon. 2020. Kinerja kambing saburai yang dipelihara peternak di Desa Gisting atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan 4(2): 98-103.
Hasri, L. P. S. Suharyati dan Sulastri. 2018. Estimasi output berbagai bangsa kambing di Desa Dadapan Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan 2 (1): 8-13.
Hastang., S. Baba, A, Asnawi, M. Ihsan, dan A. Dagong. 2018. Karateristik peternak kambing di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto Kurnia1, E. B. R. Dewi, N. Kristanti2. 2019. Pengaruh umur, pendidikan, kepemilikan, ternak dan lama beternak terhadap perilaku pembuatan molisi rumen sapi di KutLembuSura. Jurnal Penyuluhan Pembangunan 2 (1): 40-48.
Hikmawaty, A Gunawan, A., Noor, A. A., dan Jakaria. 2014. Identifikasi ukuran tubuh dan bentuk tubuh Sapi Bali di beberapa pusat pembibitan melalui pendekatan analisis komponen utama. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan 2 (1): 231-237.
Kunbhar, H.K. AA. Memon. PK. Khatri. MG. Shah dan AL. Bhutto. 2007. Asesmen kinerja reproduksi kambing kamohir yang dipelihara di Peternakan Kambing Kamohir Khudabad Dadu Sindah Pakistan. International Journal of Research in Agricultural Sciences 3 (2): 2348- 3997.
Kurnia, E. B. R. Dewi, N. Kristanti. 2019. Pengaruh umur, pendidikan, kepemilikan, ternak dan lama beternak terhadap perilaku pembuatan molisi rumen sapi di KutLembuSura. Jurnal Penyuluhan Pembangunan 2 (1): 40-48.
Kurniasih, N. N., A. M. Fuah dan R. Priyanto. 2013. Karateristik reproduksi dan perekembangan populasi kambing peranakan ettawa dilahan pasca galian pasir. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan. 1 (3): 132-137.
Kusumawati, E. D. dan A. T. Nugroho. K. 2014. Penampilan reproduksi kambing peranakan etawa (PE) 2(1): 388-402.
Lubis, M. Edya 2016. Efisiensi reproduksi kambing peranakan etawa di lembah gogontti farm di Desa Kemirigede Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Jurnal Aves 10 (2). 28-34.
Mardhianna., S. Dartosukarno dan I. W. S. Dilaga. 2015. Hubungan antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Jawarandu jantan berbagai kelompok umur di Kabupaten Blora. Animal Agriculture Journal. 4 (2): 265-267.
Matitaputty, N. PR. 2017. Karateristik sifat kuantitatif dan kualitatif kambing lokal di Pulau Moa, Provinsi Maluku. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku 322- 328.
Monintja, F. J. M. J. Hendrik. E. Pudjihastuti. L. R. Ngangi. 2016. Pengamatan potensi reproduksi kambing betina yang di pelihara secara tradisional di daerah pesisir Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jurnal Zootek 36 (2): 466-475.
Nafiu, L. O., M. A. Pagala, dan S. L. Mogiye. 2020. Karateristik produksi kambing Peranakan ettawa dan kambing Kacang pada sistem pemeliharaan berbeda Kecamatan Toari, di Kabupaten Kolaka. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan 8 (2): 91-96.
Nugraha C.D, Iqbal M, Suyadi. 2019. Karateristik morfometrik kambing Peranakan Ettawa betina di Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Jurnal Seminar Nasional Teknologi Peternakan .542-548.
Nurhayati, R. W. S. Dilaga dan C. M.S. Lestari. 2014. Hubungan antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Jawarandu betina pada kelompok umur muda dan dewasa di Kabupaten Belora Jawa Tengah. Jurnal Animal Agriculture 3 (4): 575-580.
Prabowo, A. 2010. Petunjuk teknis budidaya ternak kambing. BPTP Sumatera Selatan. 51. Www. Gtz.de Indonesia.
Purwanti, D. Enny T. Setiatin, E. Kurnianto. 2019. Morfometrik tubuh kambing Peranakan Etawa pada berbagai paritas di balai pembibitan dan budidaya ternak terpadu Kabupaten Kendal. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 29 (1): 15- 23.
Riswandi, R. A. Muslimah. 2018. Manajemen pemberian pakan ternak kambing di Desa Seminar Nasional Sukamulya Kecamatan Indralayu Utara Kabupaten Ogan Ilir Jurnal Peternakan Sriwijaya. 7 (2) : 24-32.
Rizki EI Akbar, R. H. Indrijani. L. B. Salman. 2018. Analisis perbandingan performa reproduksi kambing saanen dan peranakan etawa. Jurnal Ilmu Peternakan 3 (2): 27-23.
Santoso1, W. P. M. D. Iqbal Hmdani2, A. Qisthon2, dan Sulastri2. 2020. Korelasi ukuran-ukuran tubuh dan volume ambing dengan produksi susu kambing Peranakan Ettawa di Kecamatan Metro Timur. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan 4 (1): 59-65.
Sugiyono. untuk 2017. Statistika penelitian. Alfabeta. Bandung.
Sulaksono, A. S. Sri dan Purnama, E. Santosa. 2009. Penampilan reproduksi (Service Per Conception, Lama Kebuntingan dan Selang Beranak) Kambing Boerawa di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Gesting. Jurnal Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar Lampung.
Suparman, Harapin Hafid, La Ode Baa. 2016. Kajian pertumbuhan dan produksi kambing peranakan ettawa jantan yang diberi pakan berbeda. 3 (3): 1-9.
Supriyanto., Nurdayanti dan N. Ahadiati. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku peternak terhadap pengobatan dan pencegahan Nematodiasis pada kambing. Jurnal Triton. 7 (1): 61 76.
Suresti. A. dan R. Wati. 2012. Strategi pengembangan usaha peternakan sapi potong di Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Peternakan Indonesia 14 (1): 249-261.
Syuhada, I., D. Heriyadi, dan A. Sarwestri. 2014. Identifikasi bobot badan dan ukuran-ukuran tubuh domba wonosobo betina pada kelompok peternak di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.
Tama, A.W., Moch. Nasich dan Sri. Wahyuningsih. 2016. Hubungan antara lingkar dada, panjang dan tinggi badan dengan bobot badan kambing Senduro jantan di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 26 (1): 37-42.
Tasoin, E. 2019. Pertumbuhan kambing kacang jantan di Desa Kualin Kecamatan Kualin Timor Tengah Selatan. Journal Animal Science4 (2): 23-25.
Victori, A. E. Purbowati dan C. M. Sri Lestari. 2013. Hubungan antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Peranakan Ettawa Jantan di Kabupaten Kelaten. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 26 (1): 23-28.
Wahyuni, V. M. A. Pagala. 2016. Karatersistik fenotipe sifat kualitatif dan kuantitatif kambing kacang di Kabupaten Muna Barat. Jitro 3(1): 21-30.
Werdhany, W. I. dan Gunawam 2014. Performans reproduksi induk kambing bligon di peternak Desa Banjarharjo, Kalibawang kulon progo. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Peternakan Indonesia Berbasis Riset Inovatif. 51-56.
Yupardhi, W. S. 2014. Gambaran Daerah Kambing Gembrong, Kambing Peranakan Etawa, dan Kambing Kacang di Bali. Jurnal veteriner 15(4): 498- 498.
Zurahmah, N. 2018. Pengamatan pertumbuhan kambing peranakan etawa yang dipelihara investasi di Kabupaten Manokwari. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner tropis 8 (2): 45-50.

