The Effect of Adding Local Microorganisms in Cow Rumen as a Starter on the Organoleptic Quality and pH Value of Fermented Coffee Skin Waste (Coffe Sp)

Authors

  • Yanuar Rizky Author
  • Roni Yulianto Author

Keywords:

Local Microorganisms, Coffee Skin, Organoleptic, pH

Abstract

This research aims to determine the organoleptic quality which includes color, texture, aroma and pH value of coffee skin waste after fermentation using 4 treatments as follows P0: 5 kg Coffee Skin Waste (Control), P1: P0 + 10% Rice Bran + Molasses 3% + MOL cow rumen 25 ml, P2 : P0 + Rice Bran 10% + Molasses 3% + MOL cow rumen 35 ml, P3 : P0 + Rice Bran 10% + Molasses 3% + MOL cow rumen 45 ml, with long fermentation 14 and 21 days, then organoleptic testing using 20 panelists. This research was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replications, if there was a significant effect (P<0.05) followed by the DMRT test. The results of the study showed that 14 days of fermentation with different doses of MOL showed that the results had a significant effect (P<0.05) on organoleptic tests. The best results for color and aroma tests were shown in the P3 treatment, the dose (45 ml) of which was given the highest MOL compared to other treatments, whereas in The best texture test results were obtained at P0 dose (0 ml). In the pH test, the results obtained did not have a significant effect (P>0.05) on the pH value, while 21 days of fermentation with different doses of MOL showed that the results had a significant effect (P<0,05) on the organoleptic test with the color and color test results. The aroma was shown at P3 with the highest dose of MOL compared to other treatments, while in the texture test the best results were obtained at P0, the best pH value was at P3 with the lowest pH result of 4.5. The conclusion of this research is that the best treatment is P3 and the fermentation time is 21 days.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aman, L., Sio, S., & Bira, G. F. (2022). Pengaruh Penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) Cairan Rumen Sapi Pada Level Inokulum yang Berbeda terhadap Nilai Kandungan Serat Jerami Padi Terfermentasi. JAS, 7(2), 19-22.

Ambarwati, L., Mahanani, A. A., & Tika, N. I. (2023). Karakteristik Fisik Fermentasi Limbah Ganggang Coklat (Phaeophycae) Dengan Penambahan Level Probiotik Yang Berbeda. in prosiding seminar nasional teknologi agribisnis peternakan (STAP) (Vol. 10, pp. 241-245).

Apriliyanto, A. M., Purwadi, P., & Puruhito, D. D. (2018). Daya saing komoditas kopi (Coffea sp.) di Indonesia. Jurnal Masepi, 3(2).

Arwangga, A. F., Asih, I. A. R. A., & Sudiarta, I. W. (2016). Analisis kandungan kafein pada kopi di Desa Sesaot Narmada menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Kimia, 10(1), 110-114.

Basri, H., Syamsuddin, A., & Daning, D. R. A. (2019). Kualitas Organoleptik dan Nilai pH Kulit Kopi yang Difermentasi dengan Penambahan Level Trichoderma sp. yang Berbeda. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 3(1), 1-5.

BPS. 2022. Luas Area Tanaman Perkebunan Karet dan Kopi Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Jawa Timur (ha).

Budiyanto, B., Suryapratama, W., & Rahayu, S. (2021). Efek Inkubasi Aerob Fakultatif terhadap Kualitas Organoleptik, Fisik, dan Nutrisi Ampas Tahu Difermentasi Kapang Neurospora sitophila dan Trichoderma viridae sebagai Pakan Ternak. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 23(2), 136-143.

Budijanto, S., Sitanggang, A. B., Silalahi, B. E., & Murdiati, W. (2010). Penentuan umur simpan seasoning menggunakan metode accelerated shelf life testing (ASLT) dengan pendekatan kadar air kritis. Jurnal Teknologi Pertanian, 11(2), 71-77.

Damayanti, V., Oktiawan, W., & Sutrisno, E. (2017). Pengaruh penambahan limbah sayuran terhadap kandungan C-organik dan Nitrogen total dalam vermikomposting limbah rumen dari sapi rumah potong hewan (RPH) (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Daning, D. R. A., & Karunia, A. D. (2018). Teknologi fermentasi menggunakan kapang trichoderma sp untuk kualitas nutrisi kulit kopi sebagai pakan ternak ruminansia. AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian, 17(1), 70-76.

Dharma, U. S., Rajabiah, N., & Setyadi, C. (2017). Pemanfaatan limbah blotong dan bagase menjadi biobriket dengan perekat berbahan baku tetes tebu dan setilage. Turbo: Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 6(1).

Fariani, A., & Akhadiarto, S. (2012). Pengaruh lama ensilase terhadap kualitas fraksi serat kasar silase limbah pucuk tebu (Saccharum officinarum) yang diinokulasi dengan bakteri asam laktat terseleksi. Jurnal Teknologi Lingkungan, 13(1), 85-92.

Febrianti, A. N., Suardana, I. W., & Suarsana, I. N. (2016). Ketahanan bakteri asam laktat (BAL) isolat 9A hasil isolasi dari kolon sapi bali terhadap pH rendah dan natrium deoksikolat (NaDC). Indonesia Medicus Veterinus, 5(5), 415-421.

Gonzalez, C. (2014). Mikroorganisme Rumen dan Fermentasi. Diakses pada 31 Mei 2024, dari https://www.scielo.cl/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0301 732X2014000300003.

Handajani, H. (2011). Optimalisasi substitusi tepung Azolla terfermentasi pada pakan ikan untuk meningkatkan produktivitas ikan nila gift. Jurnal teknik industri, 12(2), 177-181.

Hidayat, N. (2014). Karakteristik dan kualitas silase rumput raja menggunakan berbagai sumber dan tingkat penambahan karbohidrat fermentable. Jurnal Agripet, 14(1), 42-49.

Hudha, M. I. (2020). Pemanfaatan limbah isi rumen sapi sebagai mikroorganisme lokal (Mol). Jurnal ATMOSPHERE, 1(1), 30-36.

ISMI, R. S., Pujaningsih, R. I., & Sumarsih, S. (2017). Pengaruh penambahan level molases terhadap kualitas fisik dan organoleptik pellet pakan kambing periode penggemukan (Doctoral dissertation, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip).

Jasin, I. (2015). Pengaruh Penambahan Tepung Gaplek dan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Cairan Rumen Sapi PO Terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Jurnal Agripet, 15(1), 52-56.

Juwita, R. (2012). Studi produksi alkohol dari tetes tebu (Saccharum officinarum L) selama Proses Fermentasi. Skripsi Universitas Hasanudin Makassar.

Kaleka, R. (2012). Membuat Pakan Fermentasi. Yogyakarta : Pustaka Baru.

Karyono, T., & Novita, R. (2021). Fermentasi Limbah Kulit Kopi (Coffea Sp) dengan Mol Bonggol Pisang Air Kelapa Sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(3), 276 283.

Karyono, T., Ibrahim, W., & Agustriani, V. (2022). Penambahan Aktivator Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang dengan Waktu Silase Kulit Kopi (Coffea sp) yang Berbeda Terhadap Nilai Nutrisi Pakan Ternak. Bulletin of Tropical Animal Science, 3(1), 33-41.

Kurnia, E., Riyanto, B., & Kristanti, N. D. (2019). Pengaruh umur, pendidikan, kepemilikan ternak dan lama beternak terhadap perilaku pembuatan mol isi rumen sapi di Kut Lembu Sura. Jurnal Penyuluhan Pembangunan, 1(2), 40-49.

Kusuma, A. P. (2018). Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Limbah Buah Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Menggunakan Aspergillus Niger Terhadap Kualitas Fisik Dan Kandungan Nutrien (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Liandani, W., & Zubaidah, E. (2015). Formulasi Pembuatan Mie Instan Bekatul (Kajian Penambahan Tepung Bekatul Terhadap Karakteristik Mie Instan)[In Press Januari 2015]. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(1), 174-185.

Luthfianto, D., Noviyanti, R. D., & Kurniawati, I. (2017). Karakterisasi kandungan zat gizi bekatul pada berbagai varietas beras di surakarta. URECOL, 371-376.

Maziya, F. B. (2020). Studi Literatur Pengomposan Limbah Kulit Kopi Sebagai Potensi Pupuk Tanaman Kopi.

Nairfana, I., & Setiawati, V. R. (2021). Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Mutu Organoleptik, Tingkat Keasaman (pH) Dan Tingkat Kemanisan Tape Sorghum (Sorghum Bicolor (L.) Moench). Food and Agro-industry Journal, 2(2), 53-61.

Nopriyanti, M., & Rianto, F. (2020). Kualitas Pupuk Organik Cair Plus Berbahan Dasar Putri Malu (Mimosa Pudica Linn.) Yang Difermentasi Dengan Menggunakan Beberapa Jenis Bioaktivator. Partner, 25(2), 1403-1414.

Nuraini, D. M., Sunarto, S., Widyas, N., Pramono, A., & Prastowo, S. (2020). Peningkatan kapasitas tata laksana kesehatan ternak sapi potong di Pelemrejo, Andong, Boyolali. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 4(2), 102-108.

Nurhayati, N., Yuwanti, S., & Urbahillah, A. (2020). Karakteristik fisikokimia dan sensori kombucha Cascara (kulit kopi ranum). Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 31(1), 38-49.

Nurhaita, N., Definiati, N., & Hidayah, N. (2020). Karakteristik fermentabilitas dalam rumen in vitro pada pelepah sawit fermentasi yang disuplementasi tepung kulit jengkol. Jurnal Peternakan, 17(1), 39-44.

Prasojo, W., Suhartati, F. M., & Rahayu, S. (2013). Pemanfaatan kulit singkong fermentasi menggunakan leuconostoc mesenteroides dalam pakan pengaruhnya terhadap n-nh3 dan vfa (in vitro). Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(1), 397-404.

Puriastuti, D. P. (2014). Analisa Usaha Penggemukan Domba Ekor Tipis Dengan Menggunakan Pakan Fermentasi. Jurnal Cendekia Vol, 12(2)

Rahayu, A., Masturi, M., & Yulianti, I. (2015). Pengaruh Perubahan Massa Zeolit Terhadap Kadar Ph Limbah Pabrik Gula Melalui Media Filtrasi. Jurnal Fisika, 5(2).

Rostini, T., Jaelani, A., & Ali, M. (2022). Pengaruh lama fermentasi terhadap karakteristik, kandungan protein dan serat kasar tongkol jagung. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 47(2), 257-266.

Sari, N. F. (2017). Mengenal keragaman mikroba rumen pada perut sapi secara molekuler. Biotrends, 8(1), 5-9.

Setiarto, R. H. B. (2020). Teknologi Fermentasi Pangan Tradisional dan Produk Olahannya. Guepedia.

Septian, M. H., Arzaq, M., Suhendra, D., & Idayanti, R. W. (2022). Kualitas fermentasi kulit kopi menggunakan probiotik heryaki berdasarkan kandungan asam laktat, pH, bahan kering, dan nilai fleight. Composite: Jurnal Ilmu Pertanian, 4(2), 34-40.

Soetanto, H. (2021). Ilmu Nutrisi Ternak Ruminansia: Tingkat Lanjut. Universitas Brawijaya Press.

Suherman, D. (2021). Karakteristik, produktivitas dan pemanfaatan rumput gajah hibrida (Pennisetum purpureum cvthailand) sebagai hijauan pakan ternak. Maduranch: Jurnal Ilmu Peternakan, 6(1), 37-45.

Suwignyo, B., Agus, A., Utomo, R., Umami, N., Suhartanto, B., & Wulandari, C. (2016). Penggunaan fermentasi pakan komplet berbasis hijauan pakan dan jerami untuk pakan ruminansia. Indonesian Journal of Community Engagement, 1(02), 255-263.

Tala, S., & Irfan, M. (2018). Efek lama penyimpanan fermentasi jerami padi oleh Trichoderma sp. terhadap kandungan protein dan serat kasar. J. Galung Tropika, 7(3), 162-168.

Telew, C., Kereh, V. G., Untu, I. M., & Rembet, B. (2013). Pengayaan Nilai Nutritif Sekam Padi Berbasis Bioteknologi Effective Microorganisms (Em4) Sebagai Bahan Pakan Organik. Zootec, 32(5).

Tifani, M. A., Kumalaningsih, S., & Mulyadi, A. F. (2010). Produksi Bahan Pakan Ternak Dari Ampas Tahu Dengan Fermentasi Menggunakan EM4 (Kajian pH Awal Dan Lama Waktu Fermentasi). Jurnal Ilmiah Peternakan, 5(1), 78-88.

Widiastuti, R. (2013). Kualitas Pellet Berbasis Sisa Pangan Foodcourt Dan Limbah Sayuran Fermentasi Sebagai Bahan Pakan Fungsional Ayam Broiler. Universitas Diponegoro, Semarang (Doctoral dissertation, Tesis).

Windari, H. A. S., Sutrisno, S., & Roosdiana, A. (2014). Penentuan Waktu Fermentasi Optimum Produksi Xilanase dari Trichoderma Viride Menggunakan substrat Kulit Kedelai dan Kulit Kacang Hijau Melalui Fermentasi Semi Padat (Doctoral dissertation, Brawijaya University).

Yulianto R, Jadmiko W, dan Merina G. 2022. Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai Inokulan Fermentasi Limbah Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb) untuk Bahan Pakan Ternak. Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-46 UNS Tahun 2022.

Yulianto R, Merina G, Alfinanto MI. 2022. Innovation and Biotechnology of Coffee Peel Waste Using Different Fermenters as Alternative Feed Animal. Journal of Multidisciplinary Science 1 (3), 161 169.

Zahroh, F. Z., Utami, K. B., & Kristanti, N. D. (2023). the The Effect of Aspergillus niger on The Physical Quality and Nutrient Content of Fermented Robusta Coffee Peels. In Seminar Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian Malang 2023 (pp. 1-1).

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

The Effect of Adding Local Microorganisms in Cow Rumen as a Starter on the Organoleptic Quality and pH Value of Fermented Coffee Skin Waste (Coffe Sp). (2024). Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 7(2). http://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jpltrop/article/view/5188