EFEK PENCAIRAN DAGING DENGAN BERBAGAI METODE THAWING TERHADAP KARAKTERISTIK KUALITAS DAGING SAPI BEKU
Keywords:
daging beku, pencairan, kualitas karakteristikAbstract
Sebelum daging beku dimasak atau diolah lebih lanjut hal pertama yang dilakukan adalah melakukan pencairan daging beku (thawing). Proses pencairan daging beku berperan dalam menentukan tingkat kerusakan fisik dan struktur daging. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efek pencairan daging beku dengan berbagai metode thawing terhadap kualitas karakteristik daging sapi beku.
Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman pada tanggal 19-26 Oktober 2020. Percobaan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima kelompok perlakuan dan empat kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan diuji lanjut menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD).
Penelitian ini menunjukan bahwa metode thawing daging sapi beku berbeda nyata pada uji drip loss dan susut masak (P>0,05). Untuk uji daya ikat air dan uji pH pada hasil penelitian menunjukan tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan thawing (P<0,05). Pada uji warna daging pada nilai L*, b* dan saturasi berbeda nyata pada setiap perlakuan thawing (P>0,05) sedangkan nilai a* menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan thawing (P<0,05). Metode thawing yang paling baik adalah metode yang memberikan pengaruh kerusakan kualitas karakterisktik yang paling sedikit yaitu metode thawing dengan refrigerator.
Downloads
References
AMSA. 2012. Meat Color Measurement Guidelines. American Meat Science Association.http://meatscience.org. 29 September 2020.
Aroeira, C.N., de Almeida Torres Filho, R., Fontes, P.R., Ramos, A.D.L.S., de Miranda Gomide, L.A., Ladeira, M.M. and Ramos, E.M., 2017. Effect of freezing prior to aging on myoglobin redox forms and CIE color of beef from Nellore and Aberdeen Angus
Forrest, J.C., Aberle E.D., Hedrick, H.B., Judge, M.D, dan Lawrie R.A. 2012. Pranciples of Meat Science edition 5th. Kendall Hunt Publishing., San Fransisco.
Lawrie, R. A. 2003. Ilmu Daging. Edisi Kelima. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta. (Penerjemah: A. Parakkasi).
Soeparno, Rihasluli, R.A, Indratiningsih, dan Suharjono, T.A. 2001. Dasar Teknologi Hasil Ternak. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Soeparno. 2015. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi kedua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Toldrá, Fidel. 2017. Lawrie’s Meat Science Eighth Edition.Woodhead Publishing Series in Food Science Technology and Nutrition. Elsevier.
Utami, U.R., Jamhari, dan Rusman. 2006. Pengaruh Metode Thawing terhadap Kualitas Fisik dan Mikrostruktur Daging Beku Sapi Peranakan Ongole Jantan Dewasa. Buletin Peternakan, 30(3), pp.143-153.
Wahyuni, D., Priyanto, R. dan Nuraini, H. 2018. Kualitas Fisik dan Sensoris Daging Sapi Brahman Cross yang Diberi Pakan Limbah Nanas Sebagai Sumber Serat. Jurnal Pertanian. ISSN 2087-4936.
Warner, R. 2014. Measurement of meat quality : measurements of water holding capacity and color: objective and subjective. Elsevier: 16

