Pengaruh Pendampingan UPSUS SIWAB Terhadap Peningkatan Produksi Ternak Di Kalimantan Timur

Authors

  • Sionita G. Gunawan Author
  • Sundari Sundari Author
  • Sriwulan Pamuji Rahayu Author

Keywords:

UPSUS SIWAB, Bungkil Sawit, Vitamin E, Selenium

Abstract

Kegiatan Pendampingan UPSUS SIWAB yang dilakukan BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur difokuskan pada perbaikan kualitas pakan melalui inovasi teknologi pakan. Perbaikan kualitas pakan diharapkan dapat meningkatkan produksi dan reproduksi ternak. Perbaikan pakan dilakukan dengan menambahkan protein, mineral dan vitamin ke dalam ransum ternak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi mendukung penyediaan daging sapi nasional. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan Desember 2018 di 
Kelompok Tani Istiqomah, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan dengan metode survei sedangkan parameter yang digunakan adalah service/conception (S/C), days open (DO), dan calving interval (CI). Materi program pendampingan yang dilakukan dengan intervensi teknologi terkait pakan yakni penambahan bungkil sawit 1% dari bobot badan ternak dan Minoxvit yang mengandung vitamin E dan Selenium serta anti oksidan ekstrak kulit manggis dengan dosis 3 gram/30 kg BB ternak yang diberikan 4 bulan pada waktu induk bunting (2 bulan sebelum melahirkan dan 2 bulan setelah kelahiran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan populasi 26 ekor, angka kelahiran sebesar 40%, angka kebuntingan 56.5%, S/C 1.8, DO menjadi 2-4 bulan, CI menjadi 11 13 bulan, serta skor kondisi tubuh menjadi 2.5-3.5 di kelompok tersebut, sehingga pendampingan UPSUS SIWAB perlu dilanjutkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daftar Pustaka — sudah diurutkan berdasarkan abjad, dirapikan, tanpa nomor, dan entri Sasser yang duplikat saya jadikan satu.

Alvarez, J.G., and B.T. Storey. 1989. Role of glutathione peroxidase in protecting mammalian spermatozoa from loss of motility caused by spontaneous lipid peroxidation. Gamete Research 23: 77–90.

Burk, R.F., and K.E. Hill. 1993. Regulation of selenoproteins. Annual Review of Nutrition 13: 65–81.

Carrol, D.J., B.A. Anderson, R.G.W.D. Barton, and R. Smith. 1988. Influence of protein intake and feeding strategy of reproductive performance. J. Dairy Sci. 71: 3470–3481.

Hafez, E.S.E., and B. Hafez. 2000. Reproduction in Farm Animals. 7th Edition. Philadelphia (US): Lea and Febiger. p. 405–430.

Hardjopranjoto. 1995. Ilmu Kemajiran Ternak. Universitas Airlangga Press. Surabaya.

Hasnelly, Z., Nuraini, dan Issukindarsah. 2008. Kajian Pemanfaatan Limbah Sawit sebagai Sumber Pakan Sapi Potong. Prosiding Lokakarya Nasional Sistem Integrasi Tanaman-Ternak Pengembangan Jejaring Penelitian dan Pengkajian. Semarang.

Hemler, M.E., and W.E.M. Lands. 1980. Evidence of peroxide-initiated free radical mechanism of prostaglandin biosynthesis. Journal of Biological Chemistry 225: 6253–6261.

Howard, H.S., E.P. Alseth, G.D. Adams, and L.J. Bush. 1987. Influence of dietary crude protein on dairy cows reproductive performance. J. Dairy Sci. 70: 1563–1571.

Kuswati dan T. Susilowati. 2016. Industri Sapi Potong. UB Press.

Lubis, F.N.I., R. Alfianty, dan E. Sahara. 2015. Pengaruh Suplemen Selenium Organik dan Vitamin E terhadap Performa Itik Pegagan. Jurnal Peternakan Sriwijaya 4(1): 28–34.

Mathius, I.W., D. Sitompul, B.P. Manurung, dan Azmi. 2004. Produk Samping Tanaman dan Pengolahan Buah Kelapa Sawit sebagai Bahan Dasar Pakan Komplit untuk Sapi: Suatu Tinjauan. Prosiding Lokakarya Nasional Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit. Bengkulu. BPTP Bengkulu. p. 120–128.

Milvae, R.A. 2000. Inter-relationships Between Endothelin and Prostaglandin F2α in Corpus Luteum Function. Journal of Reproduction and Fertility 5: 1–5.

Murray, R.K., D.K. Granner, dan V.W. Rodwell. 2006. Biokimia Harper. Edisi 27. Penerbit EGC, Jakarta. Diterjemahkan oleh B.U. Pendit.

Nurkhafid. 2009. Kinerja Reproduksi Sapi Induk Peranakan Ongole dan Silangan Simmental dengan Peranakan Ongole di Kecamatan Wates Kabupaten Kulon Progo. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Oxenreider, S.L., and W.C. Wagner. 1971. Effect of lactation and energy intake on postpartum activity in the cows. J. Dairy Sci. 33: 1026–1031.

Pemayun, T.G. 2007. Kadar Prostaglandin F2α pada Cairan Vesikula Seminalis dan Produk Sel Monolayer Vesikula Seminalis Sapi Bali. Jurnal Veteriner 8(4): 167–172.

Prasdini, Widya Ayu. 2014. Optimalisasi Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein (FH) dengan Penambahan Variasi Dosis Selenium-Vitamin E secara Intramuskular. Tesis Magister. Universitas Brawijaya.

Rutter, L.M., and R.D. Randel. 1984. Postpartum nutrient intake and body condition: Effect on pituitary function and onset of estrous in beef cattle. J. Anim. Sci. 58: 265–273.

Sasser, R.E., R.J. William, R.C. Bull, C.A. Ruder, and D.E. Falk. 1988. Postpartum reproductive performance in crude protein restricted beef cows. J. Anim. Sci. 66: 3033–3039.

Soentoro, Azmi, I. Manti, E. Priyotomo, dan I.W. Mathius. 2004. Kajian Sosial Ekonomi Sistem Integrasi Sapi dengan Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian. p. 156–166.

Spincer, L.J., W.B. Tucker, and G.D. Adams. 1990. Insulin like growth factor I in dairy cows: Relationship among energy balance, body condition, ovarian activity, and estrous behavior. J. Dairy Sci. 73: 929–937.

Staats, D.A., D.P. Lohr, and H.D. Colby. 1988. Effect of tocopherol depletion on the regional differences in adrenal microsomal lipid peroxidation and steroid metabolism. Endocrinology 123: 975–980.

Staples, C.R., W.W. Thatcher, and J.H. Clark. 1990. Relationship between ovarian activity and energy status during the early peripartum period of high producing dairy cows. J. Dairy Sci. 73: 939–949.

Subiharta, Yuwono, D.M., U. Nuschati, dan A. Prasetyo. 2005. Pengaruh Perbaikan Pakan pada Induk Sapi Peranakan Simmental di Kawasan Agropolitan Kabupaten Pemalang. Prosiding Seminar Nasional Implementasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Susilowati, T. 2013. Pedoman Inseminasi Buatan. UB Press.

Wahyudi, R.P. 2014. Penampilan Reproduksi Sapi Induk Peranakan Ongole dan Silangan Simmental dengan Peranakan Ongole di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Skripsi S1. Fakultas Peternakan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Whitley, N.C., and D.J. Jackson. 2004. An update on estrus synchronization in goats: A minor species. Journal of Animal Science 82: E270–E276.

Zajulie, M.I., M. Nasich, T. Susilowati, dan Kuswati. 2015. Distribusi Komponen Karkas Sapi Brahman Cross (BX) Hasil Penggemukan pada Umur Pemotongan yang Berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 25(1): 24–34.

Published

2026-08-14

How to Cite

Pengaruh Pendampingan UPSUS SIWAB Terhadap Peningkatan Produksi Ternak Di Kalimantan Timur. (2026). Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 2(2). http://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jpltrop/article/view/5166