MODEL KURVA PERTUMBUHAN BERAT BADAN PADA SAPI TURKISH HOLSTEIN JANTAN
Keywords:
Sapi TH, Berat badan, Kurva pertumbuhan, Titik infleksi, Laju pertumbuhanAbstract
Pertumbuhan pada ternak merupakan salah satu proses biologis yang penting sebagai bentuk ekspresi genetik terhadap sifat-sifat kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model kurva pertumbuhan berat badan pada sapi Turkish Holstein
(TH) jantan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dari hasil penelitian Galiç dan Takma (2019) yang berbeda dengan penelitian ini. Estimasi kurva pertumbuhan pada penelitian ini diestimasi menggunakan program komputer CurveExpert 1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat dewasa (asimtot) sapi TH jantan sebesar 600,62 kg (Logistik) dan 688,53 kg (Gompertz). Titik infleksi berat (IW) dan titik infleksi umur (IA) pada model Logistik masing-masing dicapai pada 300,31 kg dan 5 bulan. Sedangkan pada model Gompertz nilai IW dam IA masing-masing dicapai pada 253,14 kg dan 4 bulan. Laju pertumbuhan maksimal (GR) pada sapi TH jantan sebesar 66,07 kg/bulan (Logistik) dan 63,32 kg/bulan (Gompertz). Disimpulkan bahwa model Gompertz memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dari model Gompertz karena memiliki nilai simpangan baku (SB) terkecil.
Downloads
References
Amrullah, A.H.K. 2016. Prediksi umur pubertas dan laju pertumbuhan sapi Betina Peranakan Ongole dan Brahman dengan model matematik nonlinear. Tesis. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Anggraeni, A., Kurniawan, N, dan Cece, S. 2008. Pertumbuhan pedet betina dan dara sapi Friesian-Holstein di wilayah kerja bagian barat KPSBU Lembang. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2008. Bogor. 11-12 November 2008. pp. 122- 131.
Bahashwan, S., Alrawas, A.S., Alfadli, S., and Johnson, E.S. 2015. Dhofari cattle growth curve prediction by different non-linear model functions. Livest. Res. Rur. Dev. 27(12).
Bath, D.I., Dickinson, F.N., Tucker, H.A., and Appleman R.D. 1985. Dairy Cattle: Principles, Practices, Problems, Profits. Lea & Febiger. London.
Behr, V., Hornick, J.L., Cabaraux, J.F., Alvarez, A., and Istasse, L. 2001. Growth patterns of Belgian Blue replacement heifers and growing males in commercial farms. Livest. Prod. Sci. 71: 121-130.
Brody, S. 1974. Bioenergetics and Growth: With Special Reference to the Efficiency Complex in Domestic Animals. Macmillan Publishing Co. Inc. New York.
Fitzhugh, H.A. 1976. Analysis of growth curves and strategies for altering their shape. J. Anim. Sci. 42(4): 1036-1051.
Forni, S., Piles, M., Blasco, A., Varona, L., Oliveira, H.N., Lobo, R.B., Albuquerque, L.G. 2009. Comparison of different nonlinear functions to describe Nellore cattle growth. J. Anim. Sci. 87: 496-506.
Galiç, A. and Takma, Ç. 2019. Estimates of genetic parameters for body weight in Turkish Holstein bulls using random regression model. J. Agric. Sci. 25: 328-333.
Gano, G., Blanco, M., Casasus, I., Cortes-Lacruz, X., and Villalba, D. 2016. Comparison of B-splines and non-linear functions to describe growth patterns and predict mature weight of female beef cattle. Anim. Prod. Sci. 56: 1787-1796.
Goonewardene, L.A., Berg, R.T., and Hardin, R.T. 1981. A growth study of beef cattle. Can. J. Anim. Sci. 61: 1041-1048.
Goldberg, V., and Ravagnolo, O. 2015. Description of the growth curve for Angus pasture- fed cows under extensive systems. J. Anim. Sci. 93: 4285-4290.
Gushairiyanto dan Depison. 2009. Korelasi genetik antara bobot sapih dengan bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih sapi Brahman cross. JIIP. 12(4): 171-175.
Hardjosubroto, W. 1994. Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. Gramedia Widiasarana. Jakarta.
Karnaen. 2007. Model kurva pertumbuhan prasapih dari sapi Madura jantan dan betina. JIT. 7(1): 48-51.
Koskan, O., and Ozkaya, S. 2014. Determination of growth curves of female Holstein calves using five non-linear models. Pak. J. Agric. Sci. 51(1): 225-228.
Lia, B.S., Ronny, R.N., Saefuddin, A., and Talib, C. 2012. Comparison on accuracy of Logistic, Gompertz and Von Bertalanffy models in predicting growth of new born calf until first mating of Holstein Friesian heifers. J. Indonesian Trop. Anim. Agric. 37(2): 151-160.
Lia, B.S., Cece, S., Ronny, R.N., Asep, A., dan Chalid, T. 2014. Kurva pertumbuhan sapi perah Fries Hollands dari lahir sampai umur kawin pertama dengan model matematika Logistik. J. Informatika Pertanian. 23(1): 75-84.
Lia, B.S., Cece, S., Ronny, R.N., Asep, A., dan Chalid, T. 2015. Kurva pertumbuhan sapi Friesian Holstein dari lahir sampai siap kawin berdasarkan tingkat kelahiran. J. Veteriner. 16(1): 96-106.
Mgbere, O.O., and Olutogun, O. 2002. A comparison of non-linear models for describing weight-age relationships in N’Dama cattle. J. Anim. Appl. Res. 22: 225-230.
Noor, R.R. 2001. Manajemen Inseminasi Buatan pada Sapi dan Unggas. Program Pendidikan Pertanian Terpadu (P3T). Ma’had Al Zaytun. Indramayu.
Pinho, S.Z., Carvalho, L.R., Mischan, M.M., and Passos, J.R.S. 2013. Critical points on growth curves in autoregressive and mixed models. Scientia Agricola. 71(1): 30-37.
Pradana, I.Y.W., Sampurna, I.P., dan Suatha, I.K. 2014. Pertumbuhan dimensi tinggi tubuh pedet sapi Bali. Bul. Vet. Udayana. 6(1): 81-85.
Putra, W.P.B., Agung, P.P., and Said, S. 2018. Non-genetic factor and genetic parameter analysis for growth traits in Sumba Ongole (SO) cattle. J. Indonesian Trop. Anim. Agric. 43(2): 94-106.
Putra, W.P.B., Sumadi, Tety, H., dan Hendra, S. 2018. Pendugaan model kurva pertumbuhan berat badan pada sapi Aceh. JITPI. 4(1): 166-171.
Rachma, A.B.S., Harada, H. and Ishida, T. 2011. The estimation of growth curve of Bali cattle atBone and Barru Districts, South Sulawesi, Indonesia using ten body measurements. J. Indonesian Trop. Anim. Agric. 36(4): 228-236.
Ratnasari, D., Afton, A., Bagus, P.P., and Lia, B.S. 2019. Growth patterns of Holstein Friesian dairy cow (FH) from birth to first child based on mathematical analysis ofthe Gompertz model. Bullet. Anim. Sci. 43(3): 184-187.
Santos, S.A., Geraldo, S.S., Ciniro, C., Urbano, G.P.A., Fabiana, V.A. and Luis, C.V.I. 2011. Growth curve in Nellore calves reared on natural pasture in the Pantanal. R. Bras. Zootec. 40(12): 2947-2953.
Selvaggi, M., Laudadio, V., D’Alessandro, A.G., Dario, C., Tufarelli, V. 2016. Comparison on accuracy of different nonlinear models in predicting growth of Podolica bulls. Anim. Sci. J. 1-6.
Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Sukmasari, A.H., Noor, R.R., Martojo, H. dan Talib, C. 2002. Pendugaan nilai pemuliaan dan kecenderungan genetika bobot badan sapi Bali di Proyek Pembibitan dan Pengembangan Sapi Bali. Hayati. 9(4): 109-113.
Sutomo, S., Bagus, P.P. dan Idat, G.P. 2013. Studi hubungan respon ukuran tubuh dan pemberian pakan terhadap pertumbuhan pedet dan dara pada lokasi yang berbeda. JITP. 2(3): 175-188.
Tazkia, R. dan Anggraeni, A. 2009. Pola dan estimasi kurva pertumbuhan sapi Friesian- Holstein di wilayah kerja bagian timur KPSBU Lembang. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2009. Bogor. 13-14 Agustus 2009. pp. 121-135.
Tutkun, M. 2019. Growth curve prediction of Holstein-Fresian bulls using different non- linear model functions. Appl. Ecol. Env. Res. 17(2): 4409-4416.
Usri, N., Rukmana, M.P., Paggi, Karnaen, Rudiono, D. and Anang, A. 2001. Genetic and phenotypic correlations for several productive traits on Madura cattle. Med. Vet. 8(1): 15-18.

