HAMBATAN INDONESIA DALAM PEMANFAATAN ORBIT GEOSTASIONER
DOI:
https://doi.org/10.30872/RGJ.v27i1/3893Keywords:
Indonesia, Orbit Geostasioner, Slot Orbit, Satelit, Regulasi Radio, UNCOPUOS, ITUAbstract
Orbit geostasioner (GSO) memainkan peran strategis bagi Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa, karena memungkinkan satelit tetap berada pada posisi tetap relatif terhadap Bumi. Namun, Indonesia menghadapi beberapa kendala yang berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur komunikasi hingga pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama serta teknik analisis kepustakaan sebagai teknik validasi data. Peneliti menggunakan teori Richard Snyder, yang menganalisis tiga faktor yaitu faktor internal, faktor eksternal, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat delapan kendala yang dihadapi Indonesia yang mengharuskan Indonesia memberi perhatian khusus pada keseluruhan bidang antariksa dan meningkatkan tanggung jawab terhadap pemanfaatan satelit terkhusus di orbit GSO.
References
Altholz, E. D. (1986). WARC 1985: The Effects of an Equitable Access Regime on Satellite Telecommunications Services. U. Chi. Legal F., 221.
Clark, S. (2020). Chinese for Indonesia rocket fails during launch of Indonesian communications satellite. Spaceflight Now. Tersedia di: https://spaceflightnow.com/2020/04/09/chinese-rocket-fails-during-launch-of-indonesian-communications-satellite/
CNN Indonesia. (2019). SDM dan Anggaran, Kendala Pengembangan Teknologi di Indonesia. CNN Indonesia. Tersedia di: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190819205243-199-422853/sdm-dan-anggaran-kendala-pengembangan-teknologi-di-indonesia
_____________. (2020). Satelit Nusantara Dua Tetap Meluncur di Tengah Pandemi Corona. CNN Indonesia. Tersedia di: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200401190057-213-489314/satelit-nusantara-dua-tetap-meluncur-di-tengah-pandemi-corona
_____________. (2022). Mahfud Ungkap Kronologi Jokowi Minta Selamatkan Orbit Satelit Kemenhan. CNN Indonesia. Tersedia di : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220119161754-12-748668/mahfud-ungkap-kronologi-jokowi-minta-selamatkan-orbit-satelit-kemenhan
Jatmika, B. J. (2020). Indonesia dalam Persimpangan Hukum Antariksa: Posisi Indonesia dalam Pengaturan GSO di Era Privatisasi Aktivitas Keantariksaan. Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, 15(1).
Kominfo (2015). Laporan Tahunan 2015 SDPPI Kemkominfo. Tersedia di: https://www.postel.go.id/downloads/45/20160620101648-Laptah_SDPPI_2015_Final.pdf
_______. (2018). Pemerintah Bakal Tunjuk Operator Baru. Tersedia di: https://m.kominfo.go.id/content/detail/14610/pemerintah-bakal-tunjuk-operator-baru/0/sorotan_media
_______. (2020). Satelit Nusantara Dua Gagal Orbit, Inilah Langkah Kominfo. Tersedia di: https://www.kominfo.go.id/content/detail/25992/satelit-nusantara-dua-gagal-orbit-inilah-langkah-kominfo/0/artikel
_______. (2020). Data Statistik 2020. Tersedia di: https://sdppi.kominfo.go.id/downloads/44/20210730143156-Data_Statistik_2020_04_06_2021_compressed.pdf
Levy, S. A. (1984). Institutional perspectives on the allocation of space orbital resources: the ITU, common user satellite systems and beyond. Case W. Res. J. Int'l L., 16, 171.
Skybrokers. (2021). Nusantara Dua (Nusantara 2, Palapa-N1) at 113° East (Launch failure). Tersedia di: https://sky-brokers.com/satellite/nusantara-dua-nusantara-2-palapa-n1-at-113-east-launch-failure/
Struzak, R. Satellite industries at the turn of the century. Orbit, 945(2550), 600.
Tejasukmana, B. (2016). 4 Decades of Indonesian Satellites. Equatorspace, edisi 1, 13-18.
Wahyunanda, K, P., & Reska K. N. (2020). Kronologi Satelit “Nusantara Dua” Gagal Mengorbit Kemudian Hancur. Kompas.com. Tersedia di: https://tekno.kompas.com/read/2020/04/10/17270087/kronologi-satelit-nusantara-dua-gagal-mengorbit-kemudian-hancur
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sandrina Elhandari, Tendy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

