Bagaimana Konsep Siklus Akuntansi Berkelanjutan Berbeda dari Praktik Siklus Akuntansi Tradisional dalam Pelaporan Perusahaan Indonesia? Literature Review
Keywords:
Siklus, Keberlanjutan, PelaporanAbstract
Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan antara konsep sustainable accounting cycle (siklus akuntansi berkelanjutan) dengan praktik traditional accounting cycle (siklus akuntansi tradisional) dalam pelaporan korporat di Indonesia. Kajian ini mensintesis berbagai temuan dari artikel ilmiah, dokumen regulasi, dan laporan institusional baik nasional maupun internasional untuk mengkaji dinamika akuntabilitas korporat yang berkembang di Indonesia. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa siklus akuntansi berkelanjutan cenderung melampaui batas waktu pelaporan tahunan, melibatkan aktor yang lebih luas, serta mengandalkan mekanisme pelaporan terintegrasi yang merujuk pada standar seperti GRI Standards dan panduan pelaporan keberlanjutan dari OJK. Kajian ini menyimpulkan bahwa meskipun implementasi akuntansi berkelanjutan di Indonesia masih dalam tahap awal, adopsinya menjadi penting untuk meningkatkan transparansi, penciptaan nilai jangka panjang, serta kinerja keberlanjutan perusahaan.Published
2025-05-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Alan Smith Purba; Rizka Dwi Jayanti; LM Hasriadi; Fibriyani Nur Khairin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Bagaimana Konsep Siklus Akuntansi Berkelanjutan Berbeda dari Praktik Siklus Akuntansi Tradisional dalam Pelaporan Perusahaan Indonesia? Literature Review. (2025). KINERJA: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 22(2), 123-129. https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/KINERJA/article/view/6198

