TINJAUAN SISTEMATIS PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA PEKERJA SEKTOR INFORMAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Keywords:
Penyakit Akibat Kerja, Pekerja Sektor Informal, Perkebunan Kelapa SawitAbstract
Tinjauan sistematis ini mengkaji penyakit akibat kerja (PAK) pada pekerja sektor informal perkebunan kelapa sawit yang rentan akibat dominasi kerja manual dan postur tidak ergonomis. Penelitian bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai risiko kesehatan, faktor penyebab, dan kondisi kerja pada sektor ini. Metode yang digunakan mengacu pada pedoman PRISMA dengan penelusuran literatur melalui Google Scholar dan PubMed terhadap artikel yang dipublikasikan pada periode 2016–2025. Variabel yang dianalisis meliputi jenis penyakit akibat kerja, faktor risiko, dan kondisi kerja yang memengaruhi kesehatan pekerja. Hasil menunjukkan bahwa gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan PAK yang paling dominan, diikuti oleh low back pain (LBP), infeksi kulit seperti tinea unguium, serta katarak akibat pajanan sinar ultraviolet (UV). Faktor risiko utama meliputi postur kerja tidak ergonomis, gerakan repetitif, jam kerja panjang, usia pekerja, dan beban kerja fisik, dengan ergonomi sebagai determinan utama. Keterbatasan penggunaan alat pelindung diri, minimnya pelatihan, dan lemahnya pengawasan turut memperburuk kondisi tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa PAK bersifat multifaktorial sehingga diperlukan pendekatan komprehensif melalui perbaikan ergonomi, peningkatan kapasitas pekerja, dan penguatan kebijakan K3.




