Edukasi Pemanfaatan dan Pengolahan Black Garlic Untuk Penyakit Diabetes dan Hipertensi pada Lansia Dusun Rejosari, Ngadirojo, Wonogiri

Authors

  • Muhammad Sa'ad Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Crescentiana Emy Dhurhania Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Risa Sativa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Tiga Putri Wulandari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Rizia Puspita Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional

Keywords:

Black Garlic, Diabetes, Hipertensi

Abstract

Pendekatan penggunaan tanaman untuk mendukung pengobatan sindrom metabolik seperti diabetes dan hipertensi telah lama dilakukan. Salah satu tanaman yang digunakan adalah bawang putih. Fermentasi bawang putih (Black Garlic) memiliki manfaat kesehatan yang lebih tinggi dibanding bawang segar. Dusun Rejosari, Desa Ngadirojo Kidul, Wonogiri merupakan daerah yang memiliki lansia dengan sindrom metabolik cukup tinggi. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan Black Garlic sebagai penunjang pengobatan serta pencegahan penyakit diabetes dan hipertensi.  Metode service learning digunakan dalam kegiatan ini dengan penilaian ketercapaian keberhasilan menggunakan instrument pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan signifikan nilai  rata-rata pre- dan post-test berturut-turut sebesar 60,88 dan 85,59 (p <0,05). Tingkat kepuasan peserta juga cukup tinggi dengan nilai indeks kepuasan sebesar 4,45 dari skala 5 (presentasi kepuasan 88,95%).  Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terkait pemanfaatan Black Garlic untuk menunjang pengobatan diabetes dan hipertensi. Dengan peningkatan pemahaman, diharapkan kondisi lansia dengan sindrom metabolik di  Dusun Rejosari dapat terkontrol dengan baik.

Downloads

Published

12/31/2025

How to Cite

Edukasi Pemanfaatan dan Pengolahan Black Garlic Untuk Penyakit Diabetes dan Hipertensi pada Lansia Dusun Rejosari, Ngadirojo, Wonogiri. (2025). Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman, 3(2), 41-48. http://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jpkmm/article/view/3981