Perancangan Resort dengan Pendekatan Arsitektur Tropis pada Kawasan Wisata Bahari Pantai Corong Kabupaten Penajam Paser Utara
DOI:
https://doi.org/10.30872/transform.v4i2.4404Keywords:
Kawasan Wisata, Akomodasi, Resort, Resort Tropis, TermalAbstract
Garis pantai dan pesisir Kabupaten PPU mencapai 151,169 km2 atau sekitar 15.116,9 ha. Kawasan pantai terbentang sepanjang perbatasan dataran dengan Teluk Balikpapan. Pantai Corong merupakan pantai yang terletak paling ujung berbatasan dengan muara Sungai Tunan. Pantai ini terletak di Jalan Pariwisata, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam. Dalam program pengembangan kepariwisataan Kabupaten PPU dibutuhkan ketersediaan sarana pendukung pariwisata salah satunya akomodasi penginapan pada kawasan wisata yaitu resort. Pengumpulan dan pengolahan data perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Perancangan dilakukan berdasarkan hasil analisis konteks, analisis kebutuhan dan analisis rupa. Keterkaitan perancangan resort dengan lokasi pesisir yang beriklim tropis mendukung untuk diterapkannya konsep arsitektur tropis agar dapat beradaptasi dan bertahan dengan iklim setempat. Dengan adanya perancangan ini sehingga dapat menjadi referensi bagi pengelola Kawasan Wisata Bahari Pantai Corong.
References
Badan Standarisasi Nasional. (2001). SNI 03-6572-2001 Tentang Tata Cara Perancangan Sistem Ventilasi dan Pengkondisian Udara pada Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 6 Tahun 2022 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2022-2027.
Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor PM.53/HM.001/MPEK/2013 Tentang Standar Usaha Hotel.
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.
Boekoesoe, B., Syukri, M. R., & Djailani, Z. A. (2023). Penerapan arsitektur tropis pada hotel resort di kawasan pantai pohon cinta. 5(1), 87–91.
Ghani, Y. A. (2017). Pengembangan Sarana Prasarana Destinasi Pariwisata Berbasis Budaya di Jawa Barat. Jurnal Pariwisata, IV(1). https://doi.org/10.31294/khi.v9i1.3604
Gufron, O. M., Sasmito, A., & S, M. M. (2015). Perancangan Kawasan Wisata Pantai di Jepara. Journal of Architecture, 1
Halawa, U. N., Sinabariba, D., & Sihombing, S. B. (2019). Resort Tepi Pantai Nias Selatan. 12(01), 80–93.
Marrallyn, M., & Kurniasih, S. (2018). Hotel Resort Di Pantai Sindangkerta. Merry Marralya Sri Kurniasih, 1(April 2018), 26–33.
Suwarti, & Krisnawati, H. (2019). Peningkatan Jumlah Kunjungan Wisatawan Sebagai Daya Tarik Wisata Pantai Marina Semarang Guna Mendukung Kesejahteraan Masyarakat. 12(2), 43–49.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







