Perancangan Kawasan dengan Pendekatan Transit Oriented Development di Kawasan Terminal Lempake Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.30872/transform.v4i2.4290Keywords:
Transit Oriented Development, Terminal Lempake, Kota Berkelanjutan, Konektivitas, Perencanaan KawasanAbstract
Kota Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur mengalami pertumbuhan pesat yang menuntut sistem transportasi terintegrasi dan berkelanjutan. Terminal Lempake, yang terletak di koridor strategis wilayah utara kota, saat ini hanya berfungsi sebagai titik transit tanpa dukungan fasilitas memadai dan belum terintegrasi dengan kawasan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang kawasan Terminal Lempake dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD) guna meningkatkan konektivitas, efisiensi ruang, dan kualitas lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil kajian menunjukkan berbagai permasalahan seperti minimnya infrastruktur pejalan kaki, akses transportasi multimoda yang rendah, serta kurangnya ruang publik dan ruang hijau. Konsep yang ditawarkan, yaitu “Konektivitas Berkelanjutan”, mengintegrasikan prinsip TOD, desain ekologis, dan perencanaan inklusif. Rancangan kawasan meliputi zona transit, ruang publik aktif, zona hijau penyangga, dan area campuran dalam radius 800 meter. Studi ini diharapkan menjadi referensi dalam penerapan TOD di kota menengah Indonesia dan mendukung transformasi kawasan Lempake menjadi lingkungan kota yang layak huni, terintegrasi, dan berkelanjutan.
References
Anwar, A., & Sholihah, R. (2021). Revitalisasi terminal dalam mendukung transportasi publik berkelanjutan. Jurnal Arsitektur Kota, 13(1), 23–35.
ATR/BPN. (2021). Transformasi Tata Ruang Nasional Menuju Pengembangan Berbasis Transit.
Badan Pusat Statistik Kota Samarinda. (2023). Kota Samarinda Dalam Angka 2023.
Bappeda Kota Samarinda. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda 2021–2026.
Bappeda Provinsi Kalimantan Timur. (2021). Strategi Pengembangan Wilayah Perkotaan Berbasis Integrasi Transportasi.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dinas Perhubungan Kota Samarinda. (2023). Laporan Tahunan Kinerja Transportasi Kota Samarinda.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur. (2022). Profil Terminal Lempake dan Evaluasi Kinerja Transportasi Regional.
Dinas PUPR Kota Samarinda. (2022). Dokumen RDTR Kota Samarinda Tahun 2022.
Fatimah, L., & Wahyuni, I. (2021). Mixed-use development dalam mendukung keberlanjutan kawasan perkotaan. Jurnal Perencanaan Kota, 5(2), 15–28.
Firmansyah, R. (2022). Pengembangan simpul transportasi melalui TOD di Samarinda. Jurnal Infrastruktur Wilayah, 4(1), 88–97.
Firdaus, A. (2018). Prinsip desain kawasan TOD: Studi literatur pendekatan 5D. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Kota, 9(3), 33–45.
Hasibuan, H. S., & Sudrajat, I. (2020). Simpul transportasi dan pengaruhnya terhadap mobilitas urban. Jurnal Transportasi Perkotaan, 8(1), 41–52.
Hendarto, M., & Yuliani, S. (2021). Ketidakterpaduan fungsi kawasan dan tantangan tata ruang perkotaan. Jurnal Kota Terpadu, 12(2), 17–27.
ITDP Indonesia. (2017). Transit-Oriented Development: Modul Panduan Perencanaan Kawasan Berbasis Transit.
Kementerian PPN/Bappenas. (2018). Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Nasional.
Kemenhub. (2021). Evaluasi dan Rencana Pengembangan Terminal Tipe C Nasional.
Kurniawati, A., & Rachmawati, A. (2017). Peran terminal sebagai simpul aktivitas perkotaan. Jurnal Tata Kota, 10(1), 12–21.
Kusuma, R., & Firmansyah, A. (2022). Inklusivitas sosial dalam pengembangan kawasan TOD. Jurnal Perencanaan dan Pembangunan Kota, 7(2), 25–36.
Kusumawati, R., & Yuliastuti, N. (2017). Analisis faktor penentu keberhasilan kawasan TOD. Jurnal Teknik PWK, 6(1), 45–55.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Montgomery, J. (2021). Designing sustainable public spaces in mid-sized cities. Journal of Urban Design, 26(3), 347–365.
Nugraha, A., & Kurniawan, B. (2022). Peran mixed-use development dalam perencanaan kota berkelanjutan. Jurnal Arsitektur dan Kota, 5(1), 14–27.
Nugroho, R., & Wibowo, T. (2019). Destination accessibility dalam sistem TOD. Jurnal Tata Kota dan Transportasi, 4(3), 55–64.
Pardede, H., & Basuki, T. (2021). Radius ideal pengembangan TOD berbasis pejalan kaki. Jurnal Kota Berjalan, 6(2), 60–73.
Putri, A. P., & Fauzi, M. (2020). Skala manusia dalam perancangan kawasan. Jurnal Urbanitas, 10(2), 77–88.
Rahmawati, T., et al. (2023). Desain inklusif kawasan terminal untuk semua kalangan. Jurnal Inklusivitas Kota, 8(1), 29–39.
Rahmadhani, N., et al. (2022). Walkability dalam kawasan urban tropis. Jurnal Perencanaan Wilayah, 5(1), 33–48.
RTRW Kota Samarinda. (2019). Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda Tahun 2019–2039.
Sitorus, F. (2020). Ruang publik dan kualitas hidup di kawasan perkotaan. Jurnal Tata Lingkungan dan Kota, 12(1), 18–27.
Soemarno, D. (2020). TOD sebagai strategi pengembangan kota berbasis transportasi. Jurnal Infrastruktur Wilayah, 3(2), 43–51.
Utami, D., & Mufidah, L. (2023). Konektivitas pejalan kaki dalam ruang kota tropis. Jurnal Ruang Kota Tropis, 8(2), 19–30.
Utami, Y., & Sarwono, J. (2019). Integrasi moda dalam sistem TOD. Jurnal Transportasi Indonesia, 9(3), 56–67.
Wang, F., et al. (2022). TOD design strategies in Asian cities. Journal of Urban Planning and Development, 148(1), 1–14.
Wicaksono, A., et al. (2018). Prinsip 5D dalam pengembangan kawasan TOD. Jurnal Tata Kota dan Lingkungan, 15(2), 21–34.
Wulandari, T., et al. (2020). Perancangan kawasan berbasis TOD di kota menengah. Jurnal Urbanisme Indonesia, 6(1), 12–25.
Yunus, H., & Prihantoro, A. (2021). Skala manusia dalam perancangan kota. Jurnal Arsitektur Humanis, 5(3), 60–72.
Yusran, M., & Widodo, D. (2022). Evaluasi perkembangan kawasan Lempake. Jurnal Wilayah Perkotaan, 4(2), 45–56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







