Overview of Knowledge, Peer Support, and Adherence to Blood Supplement Tablets Consumption among Adolescent Girls at SMPN 021 Samarinda
Keywords:
Blood Supplement Tablets, Adolescent Girls.Abstract
Background: Anemia remains a major health problem in Indonesia, especially among adolescent girls, with a prevalence of 32% according to Riskesdas 2018. Since 2014, the government has run a program to provide Blood Additive Tablets in schools, but its success depends on the consumption compliance of adolescent girls. Methods: This study aims to describe the knowledge, peer support, and compliance of TTD consumption among female students at SMAN 021 Samarinda. This study employed a quantitative descriptive approach utilizing a survey method. The research sample consisted of 98 female students of SMPN 021 Samarinda who were selected using a stratified probability sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using univariate analysis. Results: The results showed that the majority of respondents had good knowledge about TTD (64%), the majority of peer support was low (51%), and the level of compliance in consuming TTD was low (90%). Conclusions: The results showed that the majority of respondents had good knowledge about TTD (64%), the majority of peer support was low (51%), and the level of compliance in consuming TTD was low (90%).
References
Budiarni, W. dan Subagio, H. W. 2012. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi Folat pada Ibu Hamil. Journal of Nutrition College. Volume 1, Nomor 1 : 99-106.
Boyoh, M. E., Kaawoan, A., & Bidjuni, H. (2019). Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Ejournal Keperawatan (e-Kp),Volume 3.
Dumilah, P. R. A., & Sumarmi, S. (2017). Hubungan Anemia Dengan Prestasi Belajar Siswi Di SMP Unggulan Bina Insani. Amerta Nutrition, 1(4), 331. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i4.7140
Fitriana, F., & Dwi Pramardika, D. (2019). Evaluasi Program Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(3), 200–207. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3.807
Gazali, H. (2021). Islam Untuk Gen Z: Mengajarkan Islam, Mendidik Muslim Generasi Z: Panduan Bagi Guru PAI. (S. Kholisoh & K. Anam, Ed.). Wahid Foundation.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (Vol. 4). New York: McGraw-Hill.
Ignyś, I., & Demitrescu, T. (2015). Nutrisi Enteral dan Parenteral: Nutrisi Anak dalam Kesehatan dan Penyakit (M. Krawczyński, Ed.; 2 ed.). HeplMed Publishing House.
Kemenkes, R. I. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014. (Vol. 1, Nomor 39, hlm. 1–24).
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Gizi Seimbang.
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS).
Kemenkes RI. (2016). Surat Edaran Nomor HK.03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan wanita usia subur. In Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–3).
Kemenkes RI. (2020). Pedoman pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri pada masa pandemi Covid-19. Kementrian Kesehatan RI, 22. http://appx.alus.co/direktoratgiziweb/katalog/ttd-rematri-ok2.pdf
Lismiana, H., & Indarjo, S. (2021). Pengetahuan Dan Persepsi Remaja Putri Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 22-30.
Niven, N. (2008). Psikologi Kesehatan Pengantar Untuk Perawat Dan Profesional. Jakarta: EGC.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: rineka cipta, 193.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Nuzrina, R., K. Murnariswari., L.P. Dewanti, dan Nadiyah. (2021). Hubungan sikap dan pengetahuan siswi terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Riset Gizi, 9(1): 22-27.
Pertiwi, C. S. (2019). Determinan Perilaku Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.
Piaget, J. (1972). The Psychology of The Child. Basic Books.
presidenri.go.id. (2021). Presiden Jokowi Tunjuk BKKBN Ketuai Program Percepatan Penanganan ‘Stunting.’ Presidenri. https://www.bkkbn.go.id/berita-presiden-jokowi-tunjuk-bkkbn-ketuai-program-percepatan-penanganan-stunting#:~:text=Presiden%20Joko%20Widodo%20menunjuk%20Badan,kekerdilan%20pada%20anak)%20di%20Indonesia.
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf (p. 674).
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions. John Wiley & Sons.
Saraswati, I., Saraswati, N. L. G. I., & Sudarsana, I. D. A. K. (2024). Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada Siswi SMA Negeri 1 Bangli. Malahayati Nursing Journal, 6(6), 2181-2187.
Utomo, E. T. R., Rochmawati, N., & Sulistyani, S. (2020). Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Teman Sebaya Berhubungan Dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri.
WHO. World Health Organization. (2003). Adherence to Long-Term Therapies: Evidence for Action. World Health Organization. Geneva.
WHO. (2019). Anaemia in Women and Children. In Noncommunicable diseases (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/n). https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020). Remaja dan Konfromitas Teman Sebaya (N. Hidayati, Ed.). Ahlimedia Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhea Sefira, Rita Puspa Sari, Ruminem, Ida Ayu Kade Sri Widiastuti sukmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


