Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi (Thypoid) Dengan Cuci Tangan Pada Siswa-Siswi SDN 009 Kelurahan Dadi Mulya Kota Samarinda
Abstract
Dalam lingkungan sekolah, edukasi atau pendidikan Kesehatan, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit masih diperlukan, hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran siswa tentang perilaku hidup sehat dan bersih serta kurangnya menjaga lingkungan sekolah. Edukasi. Edukasi dalam bentuk penyuluhan (penyampaian informasi secara terstruktur) serta tanya jawab kepada siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 sebanyak 124 anak dengan diakhiri praktik melakukan cuci tangan 6 langkah dilakukan Bersama-sama tim pelaksana kegiatan pengabdian Masyarakat. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi diperoleh hasil tingkat pengetahuan baik sebanyak 78 Siswa (62,9%), tingkat pengetahuan cukup 33 siswa (26,6 %) dan tingkat pengetahuan kurang 13 siswa (11,5%), setelah edukasi hasil pengukuran tingkat pengetahuan diperoleh hasil tingkat pengetahuan baik meningkat menjadi 33 siswa (83%), pengetahuan cukup 14 siswa (11,3%) dan tingkat pengetahuan kurang lebih sedikit menjadi 7 siswa (5,7%). Untuk mencegah penyakit, kebiasaan mencuci tangan harus diterapkan secara konsisten. Selain itu, guru dan unit kesehatan sekolah (UKS/M) harus memberikan instruksi tentang cara mencuci tangan yang benar dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Salah satu faktor yang mendukung kemampuan anak untuk mencuci tangan pakai sabun adalah ketersediaan lingkungan fisik yang mendukung, seperti sarana dan prasarana. Perilaku contoh dari tokoh masyarakat dan petugas kesehatan juga diperlukan untuk mengajar anak mencuci tangan
Kata kunci: Edukasi, cuci tangan, pencegahan, Penyakit Infeksi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 ritapuspasari, Mayusef Sukmana, Ruminem, Dwi Nopriyanto, Sholichin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.