Edu Resin: Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Edukatif Berbahan Resin Bertema Lingkungan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32522/fmxncc05

Keywords:

Pendidikan lingkungan hidup, Edu Resin, Seni Terapan, Literasi Lingkungan

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam aktivitas kreatif dan partisipatif telah terbukti menjadi pendekatan efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan nilai konservasi di kalangan generasi muda. Namun, pendidikan lingkungan di tingkat sekolah menengah sering diterapkan secara teoritis dan kurang mengintegrasikan keterampilan kreatif yang aplikatif serta relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan, kesadaran konservasi, dan keterampilan seni terapan siswa melalui pelatihan Edu Resin di SMA Negeri 1 Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan dirancang menggunakan pendekatan pembelajaran visual dan pengalaman langsung. Tahapan pelaksanaan meliputi penyampaian materi pendidikan lingkungan menggunakan poster edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan produk resin, serta praktik langsung melalui metode learning by doing. Siswa dilatih membuat produk resin kecil bertema lingkungan, seperti gantungan kunci dan suvenir yang menampilkan daun tropis, bunga endemik, dan motif terkait hutan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi dan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil menghasilkan produk kreatif dengan nilai estetika dan edukatif, serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep ekologis dan pesan konservasi yang terkandung dalam desain mereka. Program ini juga mendorong pengembangan karakter positif, seperti kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Secara keseluruhan, integrasi pendidikan lingkungan dengan seni terapan terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.

References

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal PAUD dan Dikdasmen.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Nugroho RA, Lestari RD, Sari IR. (2022). Penguatan Literasi Lingkungan melalui Kegiatan Ekspresi Visual Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Ekologi dan Sains, 4(2), 134–145.

Rachmawati Y, Kurniawati E. (2020). Peningkatan Kesadaran Lingkungan Siswa melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek. Jurnal Pendidikan Seni, 8(1), 45–55.

Rahmi, W. (2024). Analytical Study of Experiential Learning: Experiential Learning Theory in Learning Activities. Edukasia. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1113

Suparman E. (2021). Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Generasi Muda. Jakarta. Bumi Aksara.

Tilbury D. (1995). Environmental Education for Sustainability: Defining the New Focus of Environmental Education in the 1990s. Environmental Education Research.

UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO.

Utami, N. L. (2024). Efektivitas Penerapan Media Poster dalam Pembelajaran di Sekolah: Studi Literatur. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(1), 310–323. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i1.999

Wahyuningrat, T. H. B., Fitrah, E., Yamin, M., & Raden Mokhamad Luthfi. (2025). The effectiveness of implementing the Merdeka-Belajar Kampus-Merdeka (MBKM) policy in developing high-quality human resources at Jenderal Soedirman University, Indonesia, contributing to SDGs: Quality Education. E3S Web of Conferences, 609, 08001.

Wijayanti D, Suryani A. (2020). Implementasi Pendidikan Lingkungan di Sekolah Menengah Atas: Studi Kasus pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan, 21(3): 250–259.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Edu Resin: Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Edukatif Berbahan Resin Bertema Lingkungan. (2026). ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 5(1), 1-9. https://doi.org/10.32522/fmxncc05