Eco Office sebagai Model Pengelolaan Lingkungan Perkantoran Berkelanjutan: Implementasi Biopori dan Pemanfaatan Ember Bekas di Kantor Kelurahan Prapatan, Kota Balikpapan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32522/c1kna793

Keywords:

Eco office, biopori, ember bekas, lingkungan berkelanjutan, pengabdian

Abstract

Beberapa permasalahan lingkungan akibat aktivitas perkantoran yang cukup meningkat adalah timbunan sampah dan kurang optimalnya pengelolaan sumber daya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan konsep Eco Office sebagai upaya pengelolaan lingkungan perkantoran berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan selama satu minggu, sosialisasi kepada pegawai, serta demonstrasi pembuatan biopori dan pemanfaatan ember bekas cat sebagai tong sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa biopori mampu membantu pengendalian genangan air sekaligus menjadi media pengomposan, sementara ember bekas yang dimodifikasi mendorong partisipasi pegawai dalam pemilahan sampah. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan sarana fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran pegawai dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan kerja yang ramah lingkungan. Penerapan Eco Office di Kantor Kelurahan Prapatan dapat menjadi contoh sederhana dan aplikatif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

References

Amelia, I.R., Sarwono, & Hayat, A. (2014). Konsep Eco-Office dalam Rangka Mewujudkan Perkantoran Ramah Lingkungan (Studi pada Kantor Walikota Probolinggo). Jurnal Administrasi Publik, 2(3), 478-484.

Aulia, E. (2024). Recycle Tempat Sampah Bekas dari Ember Cat sebagai Wujud Peduli Lingkungan di Dusun Cungbelut. Kompasiana. Tersedia pada https://www.kompasiana.com/erviaulia6012/65b92c69de948f5de83388d5/recycle-tempat-sampah-bekas-dari-ember-cat-sebagai-wujud-peduli-lingkungan-di-dusun-cungbelut Diakses pada 25 Agustus 2025.

Elsa, A. & Elvania, N.C. (2024). Analisis Penerapan ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan) pada Industri “X”. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 7(1), 89-96.

Giarto, R.B. & Kiptiah, M. (2023). Pengaruh Variasi Lubang Resapan Biopori Berbahan Organik Rumah Tangga terhadap Laju Infiltrasi pada Daerah Rawan Banjir di Kota Balikpapan. Teras Jurnal, 13(1), 27–35.

Harfadli, M.M. (2023). Analisis Kebutuhan Lubang Resapan Biopori pada Kawasan Rawan Banjir Kota Balikpapan (Kelurahan Batu Ampar). Jurnal Sains Terapan, 9(1), 11–20.

Handayani, D. & Susanto, H. (2022). Manajemen Lingkungan Perkantoran Berkelanjutan. Jakarta: Rajawali Pers.

Hasan, P., Hidayat, A.A., Ersa, N.S., & Maulana, R. (2025). Analisis Pengaruh Lubang Resapan Biopori dalam Upaya Konservasi Air Terhadap Genangan Air Minimal di Gampong Rayeuk Kareung. Teras Jurnal, 15(1), 88-99.

Kelurahan Prapatan. (2017). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kelurahan Prapatan. Balikpapan: Pemerintah Kota Balikpapan. Tersedia pada https://prapatan.balikpapan.go.id/contents/20240828083543447208. Diakses pada 25 Agustus 2025.

Kurniawan, A. (2021). Pembangunan Berkelanjutan dan Implikasinya terhadap Pengelolaan Lingkungan. Jurnal Ekologi Pembangunan, 6(2), 45-54.

Ningrum, N.F.M.K. (2023). Penerapan Green Office pada Food and Beverage Department dalam Peningkatan Kepedulian Lingkungan di Sheraton Bandung Hotel & Towers. Journal of Mandalika Review. 2(1), 27-38.

Susanto, A.E.H. & Purwanto, A. (2022). Persepsi Sikap Peduli Lingkungan dalam Mendukung Eco-Office. Journal on Education, 5(1), 1041–1046.

Utomo, R. D. (2023). Kebijakan dan Tindakan Nyata dalam Menjaga Mutu Lingkungan. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 12(1), 77–88.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Eco Office sebagai Model Pengelolaan Lingkungan Perkantoran Berkelanjutan: Implementasi Biopori dan Pemanfaatan Ember Bekas di Kantor Kelurahan Prapatan, Kota Balikpapan. (2025). ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 4(2), 1-5. https://doi.org/10.32522/c1kna793