Opinion Leader's Involvement in Handling Waste Problems in Banjarmasin City: An Analysis of the Role of Religious Leaders, Community Leaders, and Digital Influencersdan Influencer Digital
DOI:
https://doi.org/10.30872/jasima.v7i1.4531Keywords:
Opinion Leader, Komunikasi Lingkungan, Partisipasi Publik, Pengelolaan Sampah, BanjarmasinAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterlibatan opinion leader dalam penanganan masalah sampah di Kota Banjarmasin, mengidentifikasi pola komunikasi yang digunakan, serta menelaah faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peran mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan opinion leader masih bersifat terbatas dan sporadis. Tokoh agama dan tokoh masyarakat cenderung menggunakan pendekatan komunikasi yang halus dan tersirat karena pertimbangan kultural, sehingga pesan pengelolaan sampah kurang disampaikan secara konsisten dan terstruktur. Di sisi lain, relawan lingkungan dan influencer digital memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran publik, namun jangkauan pengaruhnya dibatasi oleh keterbatasan sumber daya, jejaring sosial yang terfragmentasi, serta minimnya dukungan institusional. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tingkat kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah dan partisipasi aktif dalam tindakan kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran opinion leader memerlukan penguatan jejaring sosial lintas komunitas, strategi komunikasi yang sensitif terhadap konteks budaya lokal, serta integrasi yang lebih kuat antara aktor informal dan kebijakan pemerintah daerah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fahrianoor, Muhammad Nizar Hidayat, Enly Hadiyanor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




