Pengenalan Produk Inovasi Pengolahan Limbah Biji Kopi Melalui Proses Fermentasi Menjadi Minuman Kesehatan ‘Kombucha Cascara’
DOI:
https://doi.org/10.32522/abdiku.v1i2.403Keywords:
aceh, minuman sehat, pengolahan limbahAbstract
Limbah pertanian didefinisikan sebagai residu atau sisa dari proses penanaman, proses rantai produksi dari beragam bahan berbasis pertanian seperti tanaman perkebunan (cash crops), buah-buahan dan sayur-sayuran (horticultures), aktivitas peternakan. Pengolahan limbah berbasis organik menjadi alternatif bahan pangan merupakan potensi besar yang patut dikembangkan - khususnya di negara berkembang dikarenakan hampir 40-66% limbah buangan dihasilkan dari setiap proses industri di pertanian. Pada pengolahan kopi (Coffea spp.), limbah kulit kopi (coffee cherry) juga diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak mencapai 40-45% dan selama ini terbuang begitu saja. Kulit kopi yang sudah dikeringkan seharusnya dapat diolah menjadi produk yang benilai ekonomis: ‘cascara’ dan ‘kombucha cascara’ yang sedang ‘trend’. Pemanfaatan hasil samping pengolahan kopi menjadi minuman sehat tentunya sangat potensial sehingga proses pembuatannya patut disebarluaskan sehingga optimasi pemanfaatan limbah dari pengolahan kopi. Sangat disayangkan belum banyak yang mengenal produk tersebut. Untuk itu kegiatan pengabdian berbasis produk ini ditekankan pada tiga kegiatan: a) sosialisasi pemanfaatan hasil samping pengolahan kopi, b) pelatihan (training) pembuatan produk kombucha cascara, c) penyerahan bantuan fasilitas produksi pembuatan kombucha cascara sebagai minuman khas kepada dua café: i) Blang Padang Café, ii) Rumoh Aceh Kopi Luwak, Banda Aceh. Manfaat yang didapat dari mitra adalah pengetahuan dan keterampilan membuat kombucha cascara, dan mendapatkan alat-alat produksi, bibit kombucha aktif, botol plastik, banner ekslusif untuk promosi. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian telah dilakukan dari April hingga Mei 2021. Harapan ke depannya, kedua mitra dapat memproduksi secara konsisten, mempromosikan dan menjual produk kombucha cascara dalam jumlah yang konsisten ke konsumen.
References
Dufresne, C. dan Farnworth, E. (2000). Tea, kombucha and health: A Review. Food research International, 33, 409-421.
Jayabalan, R., Marimuthu, S., Swaminathan, K. (2007). Changes in content of organic acids and tea polyphenols during kombucha tea fermentation. Food Chem., 102, 392–398
Kapp, J.M. dan Sumner, W. (2019). Kombucha: a systematic review of the empirical evidence of human health benefit. Annals of Epidemiology, Vol 30, 66-70.
Karim, M. A., Wijayanti, F., Sudaryanto, A. (2019). Comparative studies of coffee processing methods for decision making in appropriate technology implementation AIP Conference Proceedings, 2114, 020015
Mayser, P., Stephanie, F., Grunder, K. (1995). The Yeast Spectrum of Tea Fungus Kombucha. Mycoses. https://doi.org/10.1111/j.1439-0507.1995.tb00410.x
Muzaifa, M., Hasni, D., Arpi, N., Sulaiman, M.I., Limbong, M.S. (2019). Kajian Pengaruh Perlakuan Pulp dan Lama Penyeduhan terhadap Mutu Kimia The Cascara. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas., 23 (2).
Muzaifa, M., Rahmi, F., Marlina, L. (2020). Sosialisasi Pembuatan Kombucha di ‘Delympus’ Café Bener Meriah. Laporan Pengabdian Mandiri, LPPM USK Banda Aceh.
Muzaifa, M., Andini, R., Sulaiman, M.I., Abubakar, Y., Rahmi, F., Nurzainura. (2021a). Novel utilization of coffee processing by-products: kombucha cascara originated from ‘Gayo-Arabica’. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 644.
Muzaifa, M., Rahmi, F., dan Syarifudin. (2021b). Utilization of Coffee By-Products as Profitable Foods - A Mini Review. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 672.
Spence, C. (2016). Multisensory Packaging Design: Color, Shape, Texture, Sound, and Smell. In M.Chen & P. Burgess (Eds.), Integrating The Packaging ang Product Experience: A Route to Consumer Satisfaction (pp 1-2). Oxford, UK: Elsevier